Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Fazal Alzagladi Ginoga SH

FajarTotabuan.com - Wacana terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang kerap dibicarakan oleh sejumlah figur-figur politik di seluruh pelosok Indonesia. Seperti yang terjadi di Bolaang Mongondow, wacana Pemilihan Umum 2019 mendatang sudah ramai dibicarakan di berbagai lapisan masyarakat, baik dari kalangan politisi, akademisi, insan pers, bahkan dari kalangan birokrasi.

Hal ini mendapat sambutan baik oleh salah satu akademisi berdarah Ambon Totabuan yang saat ini sedang mengambil Program Magister Hukum di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Fazal Alzagladi Ginoga SH

Pemuda kelahiran 27 Februari 1992 ini menuturkan bahwa Pemilihan Umum 2019 mendatang harus benar-benar dimanfaatkan masyarakat demi kemajuan Kabupaten Bolaang Mongondow.

"Pemilu 2019 mendatang, harus menciptakan wakil rakyat yang amanah demi kesejahteraan rakyat Bolaang Mongondow, artinya perwakilan rakyat kedepannya harus lebih mementingkan kebutuhan rakyat serta melayani rakyat dengan baik tanpa ada celah, hal tersebut merupakan bakti hidup seorang wakil rakyat untuk menyejahterakan seluruh rakyat tanpa pandang bulu," jelas Fazal, Kamis (19/10) sekitar pukul 19.00 Wita di kediamannya.

Dirinya mengatakan, peran serta rakyat dalam membangun daerah Bolaang Mongondow merupakan hal terpenting untuk paradigma kemajuan daerah. Menurutnya, seorang wakil rakyat harus lebih konseptual, kritis dan aktif demi terciptanya Bolaang Mongondow yang hebat.

"Wakil rakyat tentunya harus menjaga rakyatnya, serta lebih mengutamakan kepentingan sosial dibandingkan kepentingan pribadinya, artinya wakil rakyat nanti harus orang yang benar-benar komitmen dalam menjaga amanah rakyatnya," pungkasnya.

Ditanya tentang maju atau tidak sebagai calon legislatif DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow, dirinya tentu masih akan berkoordinasi dengan seluruh masyarakat, terutama keluarga. Menurutnya, jika memang masyarakat mendukung langkahnya untuk mengawal kepentingan sosial sebagai wakil rakyat, maka dirinya juga akan siap bertarung demi kemajuan daerah dan masyarakat Bolmong yang lebih berkualitas.

"Dukungan dari pihak keluarga dan masyarakat sudah bulat, saya juga siap bertarung di kancah Pileg 2019 mendatang, ini semua karena keinginan saya untuk daerah ini agar lebih berkualitas, tentunya yang diinginkan masyarakat juga minimal sinergi dengan apa yang saya inginkan," ungkapnya.

Terkait kendaraan politik, dirinya mengaku sudah ada beberapa Parpol yang telah melakukan koordinasi dengan pihaknya. "Sudah ada sejumlah Parpol yang beberapa waktu lalu telah berkoodinasi dengan saya dan keluarga, namun kami masih melakukan pengkajian untuk hal tersebut," jelasnya.

Ia pun mengimbau, kedepannya di ajang Pemilu 2019 mendatang, program yang harus ditawarkan ke masyarakat harus lebih efektif lagi tanpa adanya wacana pembodohan sebagai bentuk pencitraan semata, sehingga potensi suksesnya Pemilu 2019 mendatang akan lebih implikatif dan rasional.

"Ajang Pileg 2019 mendatang, sebaiknya digunakan untuk kesejahteraan setiap masyarakat yang berhak disejahterakan, dan setiap masyarakat memiliki hak penuh untuk hal tersebut, oleh sebab itu Pemilu 2019 mendatang, tidak hanya dijadikan sebagai ajang pencitraan semata sehingga potensi pembodohan akan tetap membudaya, dan tentunya kualitas wakil rakyat nanti berimplikasi terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.


SVG
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
DPD Partai Golkar Bolmong bersama Ketua KPUD Bolmong Fahmi Ghazali Gobel, Senin (16/10).

FajarTotabuan.com - Setelah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Partai Golongan Karya (Golkar) dinyatakan sah dan lengkap berkas untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) Kabupaten Bolmong Tahun 2019 nanti.

"Alhamdulilah proses pendaftaran di KPUD berjalan dengan lancar, data keanggotaan Partai Golkar sinkron dengan SIPOL KPU dengan jumlah 1440, maka dengan dinyatakan lengkap oleh KPUD Bolmong dan tentunya Partai Golkar sudah sangat siap untuk menghadapi Pemilu 2019," ucap Fadly Simbuang, salah satu Pengurus DPD Golkar Bolmong, Selasa (17/10).

Fadly mengatakan bahwa kedepannya Partai berlambangkan Pohon Beringin tersebut telah menargetkan untuk menang di Pemilu 2019 nanti. "Target kemenangan Partai Golkar 60% secara nasional," pungkasnya.

Menurutnya, Partai Golkar akan memprioritaskan keterwakilan Gender dan figur muda dalam perhelatan Pemilu Legislatif 2019 nanti. "Untuk Pemilu Legislatif 2019, Golkar akan mengedepankan keterwakilan perempuan 30%, serta figur muda yg potensial untuk bertarung di Pileg 2019," ujarnya.

Dirinya juga menghimbau, kesolidan Partai Golkar Bolmong tetap akan dipertahankan melalui konsep konsolidasi seluruh kader DPD Golkar Bolmong dengan seluruh lapisan masyarakat demi memperjuangkan kesejahteraan Masyarakat Bolmong seutuhnya.

"Perkuat konsolidasi partai dan selalu menjadi yang terdepan di tengah-tengah masyarakat karna suara Golkar adalah suara rakyat dan suara rakyat adalab suara Golkar," tutupnya.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bolaang Mongondow (Bolmong) Fahmi Ghazali Gobel membenarkan bahwa Partai Golkar Senin kemarin (16/10), sudah melakukan pendaftaran di Kantor KPUD Bolmong, Kecamatan Lolak.

"Partai Golkar, Senin kemarin (16/10) sudah melakukan pendaftaran di KPUD Bolmong, dan dinyatakan lengkap berkas untuk berkompetisi di Pileg 2019," jelas Fahmi, Selasa sore (17/10) sekitar pukul 17.30 Wita.

SVG
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Panwaslu Bolaang Mongondow (Foto: FTc)

Bolmong, FajarTotabuan.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Ketua Panwaslu Bolmong Pangkerego Zakaria SIP mengatakan bahwa Pendaftaran untuk melakukan seleksi Panwascam masih terbuka lebar hingga tanggal 23 Oktober 2017 nanti.

Pasalanya, dari 96 orang yang sudah memasukkan berkas untuk melakukan seleksi Calon Panwascam, terdapat 2 kecamatan yg sepertinya kurang berminat yakni Dumoga Barat dan Kecamatan Lolayan.

"Dua kecamatan ini sama sekali belum mencukupi dari kebutuhan 3 divisi, harapannya dengan perpanjangan ini semua kuota dapat terpenuhi berdasarkan kebutuhan pengawasan pemilu di tingkat kecamatan," ujar Pangkerego, Selasa (17/10) sekitar pukul 10.00 Wita.

Pangkerego mengimbau bahwa perpanjangan pendaftaran ini juga terbuka bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, seleksi Panwascam akan lebih kompetitif dan berkualitas jika banyak yang bersedia untuk mendaftar.

"Untuk Kecamatan lainnya juga masih dilakukan perpanjang masa pendaftaran, semakin banyak peminat sangat membuka ruang untuk menjaring calon panwascam yg betul berkualitas," katanya.

Ia juga berharap, dengan adanya waktu perpanjangan pendaftaran yang dilakukan Panwaslu Bolmong, calon Panwascam akan lebih bertanggungjawab dalam berbagai agenda dan program kerja yang akan dilaksanakan nanti. 

"Lewat penjaringan ini, dapat menemukan personality yg tangguh dan memiliki nilai kompetensi kuat, kapabel, paham dengan seluruh tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas pemilu," tutupnya.


SVG
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Penyerahan berkas DPD Gerindra Bolmong ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bolmong, Nampak Ketua DPD Gerindra Bolmong Deddy Senduk saat melakukan penyerahan berkas Parpol ke Komisioner KPUD Bolmong.

Bolmong, FajarTotabuan.com - Pendaftaran Partai Politik sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) serentak rencana akan ditutup pada Senin (16/10). Puluhan Parpol pun mengambil langkah untuk memaksimalkan waktu yang telah ditetapkan KPU di masing-masing wilayah yang ada di Indonesia.

Seperti yang dilakukan Parpol-parpol lain, DPD Gerindra Bolmong melalui Ketua DPD Gerindra Bolmong Deddy Senduk mengatakan bahwa DPD Gerindra sudah selesai melakukan pendaftaran dan telah dinyatakan lengkap oleh Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Bolmong.

"Puji Tuhan, Gerindra Bolmong sudah selesai melakukan pendaftaran, dan di nyatakan lengkap oleh KPU Bolmong," ucap Ketua DPD Gerindra Bolmong Deddy Senduk melalui akun WhatsAppnya, Senin (16/10) sekitar pukul 11.30 Wita.

Deddy turut memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPD Gerindra Bolmong yang telah bekerja sama demi identitas Parpol sehingga bisa terdaftar  di KPUD Bolmong, serta antusiasme masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow yang mendukung Gerindra sebagai salah satu Parpol yang ada di Indonesia dan khususnya di Bolaang Mongondow.

"Ini semua juga berkat animo Masyarakat Bolmong, Pengurus DPC dan Pengurus DPD Provinsi Sulut yang sangat membantu sehingga verifikasi dapat berjalan lancar," ujarnya.

Dirinya mengatakan bahwa program yang diprioritaskan oleh DPD Gerindra Bolmong yakni menyukseskan Prabowo Subianto (Ketum DPP Gerindra) sebagai Presiden Republik Indonesia dan tentang kesejahteraan rakyat kedepannya.

"Target utama meloloskan dan menyukseskan Prabowo menjadi Presiden Republik Indonesia, membawa  Gerindra partai yang  lebih dekat dengan rakyat, dan partai yang membela kepentingan dan kesejahteraan rakyat," tutupnya.


FTc
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Ketua Panwaslu Bolmong, Pangkerego Zakaria SIP

Bolmong, FajarTotabuan.com - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow Pangkerego Zakaria SIP menghimbau kepada seluruh pendaftar Panitia Pengawas Pemilu tingkat Kecamatan (Panwascam) agar segera melengkapi berkas-berkas yang menjadi ketentuan administrasi dalam persyaratan pendaftaran pengurus dan anggota Panwascam se-Kabupaten Bolmong.

"Hari ini (16/10), batas pemasukan berkas syarat pendaftaran Panwascam, termasuk bagi yang belum melengkapi berkas harapannya besok dapat terpenuhi," ucap Ketua Panwaslu Bolmong Pangkerego Zakaria SIP kepada FajarTotabuan.com, Senin (16/10).

Pangkerego mengatakan, Panitia Pokja Perekrutan Panwascam akan memberikan waktu untuk pengurusan ataupun pemasukan berkas syarat menjadi panwascam sampai malam hari.

"Mudah-mudahan hari ini banyak pendaftar yang memasukan berkas karena beberapa kecamatan yang belum memenuhi kuota seperti kecamatan Dumoga Barat dan Timur yang sangat minim peminatnya," harapnya.

Menurutnya, pendaftaran Panwascam dibuka untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bolmong yang berminat untuk mendaftarkan diri.

"Semakin banyak peminat maka akan semakin bagus, sehingga proses seleksi dapat menciptakan pengawas pemilu yang dijaring dari banyaknya peserta dengan nilai kompetensi masing-masing peserta calon panwascam yang berkualitas dan berintegritas," tutupnya.


SVG
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Ketiga Figur Muda yang dipastikan bakal maju di Pileg 2019, Ruslandi Panigoro (kiri), Sulhan Manggabarani (Tengah), dan Risal Hanapi (kanan)


Bolmong, FajarTotabuan.com - Pertarungan politik dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019 nanti untuk memperebutkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dirumorkan bakal kebanjiran figur dari kalangan generasi muda. Pasalnya, potensi figur dari generasi muda kini sudah menjadi 'tranding topic' dalam bursa Pileg 2019 mendatang.

Beberapa figur muda yang kerap dirumorkan oleh sejumlah masyarakat pun mulai nampak dalam melakukan upaya pendekatan politik terhadap Partai-partai Politik tertentu. Upaya pendekatan serta retorika akademis dan organisatoris terhadap masyarakat juga tengah dilakukan oleh beberapa figur muda dengan melakukan sosialisasi dan konsolidasi hingga menjalin kerja sama dalam bidang ekonomi, sosial, bahkan secara agamais.

Pagelaran Pileg 2019 nanti, tentunya akan dimanfaatkan secara matang oleh para generasi muda tersebut ketika munculnya isu dan wacana tentang peran generasi muda penerus bangsa dalam berkarya secara kreatif, inovatif, dan akuntabilitas.


Terkait ide, motivasi yang diperoleh dari masyarakat merupakan salah satu bentuk niat dan keinginan para figur muda tersebut untuk bertarung di kancah politik Pileg 2019 nanti.

Ruslan Panigoro
"Maju di parlemen bukanlah suatu kemauan, akan tetapi tanggung jawab moral sebagai anak daerah sangat diperlukan yakni dalam berfikir kreatif, aspiratif dan idealist yang semata-mata untuk memajukan daerah tercinta Bolaang Mongondow," ujar Ruslan Panigoro, Ketua DPK Golkar Bolaang Timur.


Senada dengan Panigoro, Sulhan Manggabarani SE SH juga mengemukakan tentang niat baiknya untuk maju sebagai aspirator masyarakat di Dapil 1 Kecamatan Lolak dan Kecamatan Sang Tombolang.

Sulhan Manggabari SE SH
"Secara kualitatif, pemuda lebih kreatif, inovatif, memiliki idealisme yang murni dan energik maka dituntut lebih banyak bergerak dalam membuat perubahan yang lebih baik, lebih produktif dan lebih kreatif dalam memikirkan ide-ide perubahan untuk menjadi daerah yang lebih baik, sehingga itu membuat saya terpanggil untuk maju di Pileg 2019, dan saya  juga berharap kepada kader muda lainnya agar bisa juga maju di 2019," pungkas Sulhan dengan senyum khasnya.


Risal Hanapi juga menambahkan bahwa kaum muda tentunya memiliki peluang untuk memajukan daerahnya, sehingga keinginan untuk maju dan bertarung di Pileg 2019 nanti menjadi sangat kuat seiring dengan melihat Tupoksi wakil rakyat kedepannya yang benar berjuang demi kepentingan rakyatnya.

Risal Hanapi
"Peluang sudah sangat terbuka lebar bagi mereka yang ingin berjuang untuk memajukan daerahnya, tanpa adanya peran pemuda dalam gerbong perjuangan tentu bisa dipastikan akan gagal jika melihat perkembangan zaman di era modernisasi, maka dengan memilih untuk bertarung di Pileg 2019 nanti, saya pun yakin rakyat akan bersama dengan orang yang benar-benar berjuang untuk kesejahteraan rakyatnya," ungkap Rizal, salah seorang pemuda warga Kelurahan Inobonto 1 yang sukses di Timika.


Terpisah, salah satu Tokoh Masyarakat di Kelurahan Inobonto 1, Faruk Bumulo yang juga merupakan Ketua DPK Golkar Kecamatan Bolaang mengatakan bahwa sudah saatnya kaum muda untuk bertarung dalam kancah politik melalui Pileg 2019 nanti. Menurutnya, dengan adanya figur muda maka perhelatan politik di Wilayah Pantura Kabupaten Bolmong bakal ramai dan bersemarak.

"Selaku Ketua DPK Golkar Bolaang, saya mendorong kaum muda untuk berkreasi di Tanah lahir Totabuan tercinta melalui Pileg 2019 nanti, sehingga peran pemuda sebagai 'agen perubahan' dapat terwujud melalui perjuangan dalam memajukan daerahnya," pungkas Pengusaha Sukses ini.

Adapun figur muda yang dirumorkan akan melenggang  dan bertarung di kancah Pileg 2019 untuk memperebutkan kursi DPRD di Dapil Pantura (Dapil 1 dan Dapil 2) Bolaang Mongondow yakni Sulhan Manggabarani SE SH, Ruslan Panigoro, Risal Hanapi, Marcell Tangkere SE, dan Fazal Al-Zaghladi Ginoga.


FTC
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Kegiatan pemilihan TPID Kecamatan Poigar di Aula Kantor Kecamatan, Senin (09/10).

FajarTotabuan.com, BOLMONG - Pemilihan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) di Kecamatan Poigar diduga tercoreng. Terindikasi ada orang 'titipan' dalam pemilihan sekaligus pembentukan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan, Senin (9/10) kemarin.

"Setahu saya, tiap desa hanya mengutus tiga orang dalam pelaksanaan Musyawarah antar desa kemarin. Ketiga orang ini, merupakan hasil rekomendasi Sangadi ditiap-tiap desa," kata Sutarti Potabuga, salah satu utusan dari desa poigar III.

Yang membuat ia heran, justru ketika pelaksanaan musyawarah yang difasilitasi Camat Poigar dan sejumlah pendamping desa, ketambahan 1 orang yang diduga merupakan titipan.

"Saya sempat menanyakan ke salah satu panitia sekaligus fasilitator pemilihan TPID Pak Suriawan Muda, namun katanya, orang tersebut merupakan delegasi pihak kecamatan," kesal wanita ini.

Seharusnya menurut Potabuga, kalau memang pelaksanaan musyawarah sekaligus pemilihan TPID Kecamatan sudah menjadi hak proregatif pihak kecamatan, maka untuk apa lagi melayangkan undangan ke tiap-tiap desa, dengan dalih musyawarah antar desa.

"Jangan sampai ada indikasi titip-titipan, bukannya saya tidak suka karena gagal terpilih, namun panitia harusnya menjaga profesionalitas, saya belum tau aturannya seperti apa, namun terinformasi, kandidat yang mengikuti pemilihan (TPID), itu harus melalui rekomendasi Sangadi setempat," tegasnya.

Sehingga itu, apabila ini mengangkangi aturan, maka ia meminta pemerintah kabupaten membatalkan hasil pemilihan TPID di kecamatan Poigar.

Sayangnya, hingga berita ini naik tayang, salah satu panitia pemilihan TPID Kecamatan Poigar, Suriawan muda, belum bisa dikonfirmasi terkai persoalan ini. Begitupun dengan Camat Poigar, Deddy R. Mokodongan, S.Sos, MM, juga belum bisa dimintai tanggapannya.

Diketahui, pada Senin kemarin, Camat Poigar dan para pendamping desa mengundang perwakilan dari tiap desa yang ada di kecamatan Poigar, untuk melakukan musyawarah sekaligus pemilihan TPID tingkat kecamatan. Para kepala desa diminta mengirimkan 3 orang untuk mengikuti pemilihan. Dari hasil pemilihan ini, didapatkan 7 orang TPID kecamatan salah satunya orang yang didelegasikan oleh pihak kecamatan berinisial ASM alias Agus.

SVG
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
FajarTotabuan.com Setelah menjalani pemeriksaan yang terbilang cukup panjang di ruang pemeriksaan Kantor KPK, Hi Aditya Anugrah "Didi" Moha SKed, MM (akrab dengan sapaan ADM) akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Suap-menyuap bersama Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara Sudiwardono oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.
Saat keluar dari kantor KPK menuju rumah tahanan, Minggu (08/10) pukul 00.56 WIB tadi malam, ADM sempat diwawancarai sejumlah awak media. Dirinya pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Bolaang Mongondow Raya.
ADM saat diwawancarai awak Media, Minggu (08/10) sekitar pukul 00.56 WIB tadi malam.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat Sulut khususnya Bolaang Mongondow Raya,”
 kata ADM, sebagaimana dilansir detiknews.com
ADM mengaku bahwa dirinya melakukan itu semata demi menyelamatkan sang ibunda Dra Hj Marlina Moha Siahaan (MMS) yang saat ini sedang melakukan upaya banding, di Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara.
“Saya berusaha semaksimal mungkin, niat saya baik tapi mungkin caranya yang belum terlalu tepat. Saya berjuang, saya berusaha maksimal, demi nama seorang ibu,” ucap Aditya kepada wartawan, sebelum masuk ke mobil tahanan KPK.
Sebelumnya, Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara, Sudiwardono yang telah lebih dulu keluar pada pukul 00.40 WIB, tak mengeluarkan sepatah katapun dengan menggunakan kemeja batik biru dibalut rompi orange, Sudiwardono berjalan menuju mobil tahanan KPK.
(detiknews/svg)