Articles by "Bolmongraya"
Tampilkan postingan dengan label Bolmongraya. Tampilkan semua postingan
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Konni Balamba saat mengambil Formulir di DPC Hanura Kota Kotamobagu didampingi Panitia Penjaringan Balon Cawali dan Wawali Kota Kotamobagu bersama beberapa Sahabat Jurnalis, Sabtu (22/07) pukul 15.00
FajarTotabuan.com - Tinggal setahun lagi perhelatan Pemilihan Walikota (Pilwako) Kotamobagu digelar. Sejumlah figur pun mulai nampak turun lapangan untuk memastikan bisa beradu dan berkompetisi pada pesta rakyat 5 Tahun sekali itu. 
Dari berbagai kalangan politisi, pengusaha dan birokrat, ada juga dari kalangan jurnalis yakni Konni Balamba. Jurnalis senior yang juga pimpinan redaksi di salah satu Media Cyber di wilayah Bolaang Mongondow Raya itu mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wakil Walikota di DPC Hanura Kota Kotamobagu pada Sabtu (22/07) sekitar pukul 15.00 Wita. 
Kedatangan Koni yang didampingi beberapa sahabat Jurnalis, disambut oleh ketua DPC Hanura Kota Kotamobagu Agus Suprijanta dan panitia penjaringan.
Setelah selesai pengambilan formulir, Konni pun mengatakan bahwa sebagai warga negara, tentunya ia memiliki hak yang sama untuk ikut dalam Pilwako Kotamobagu tahun 2018.
“Tentunya sebagai warga negara, kita berhak untuk tampil di pilwako,” ucap Konni.
Menurutnya, keinginan dirinya untuk maju sebagai Wakil Walikota Kotamobagu ini sudah mendapat dukungan dari semua keluarga, sahabat, dan masyarakat Kotamobagu.
“Yang jelas sikap saya ini, sudah mendapat dukungan dari keluarga, sahabat saya dan khususnya masyarakat Kotamobagu,” katanya.
Selain di Hanura, Konni juga memastikan akan mendaftar di beberapa parpol diantaranya Golkar dan PKB. “Rencananya juga saya akan mendaftar sebagai bakal Calon Wakil Walikota di Golkar dan PKB,” ujarnya.
Ketua Panitia Penjaringan DPC Hanura Kotamobagu Agus Suprijanta mengatakan,  hingga Sabtu sore tadi, tercatat sudah ada 10 figur yang mendaftar di Hanura baik sebagai bakal calon Walikota maupun Wakil Walikota.
“Sudah ada 10 figur yang mengambil formulir pendaftaran Balon Walikota maupun Wakil Walikota diantaranya, Abdul Kadir Mangkat, Syahrial Damopolii, saya sendiri (Agus Suprijanta), Kadir Rumoroy, Mahipal Khan, Tatong Bara, Jainuddin Damopolii, Sumitro Lasabuda, Koni Balamba dan Dr Jusnan Mokoginta,” kata Suprijanta.
 (FTc)
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Walikota Kota Kotamobagu saat menerima Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun 2016 dari BPK RI pada Jum'at (09/06).

FajarTotabuan.com, KOTAMOBAGU - Status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diperjualbelikan oleh oknum di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tidak berkaitan dengan prestasi yang telah diraih pemerintah Kota Kotamobagu dibawah kepemimpinan Ir Hj Tatong Bara (TB). 
Siang tadi, Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara didampingi ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir menerima piagam WTP dari BPK perwakilan Sulawesi Utara, yang diserahkan langsung oleh Drs Tangga Muliaman Purba MM selaku Kepala BPK Sulawesi Utara, Jumat (09/06). 
Walikota Kotamobagu menerima Penghargaan Opini WTP didampingi Ketua DPRD Kota Kotamobagu Ahmad Sabir.


Berdasarkan data yang didapat dari BPK RI, Kota Kotamobagu telah meraih WTP empat kali berturut-turut dan terakhir tahun ini. Hal ini pun tercermin bahwa selama Kota Kotamobagu dipimpin oleh Walikota Ir Hj Tatong Bara, Pemkot Kotamobabu pun mengelola keuangan dengan profesional, transparan dan akuntabel. 
Selain diaudit oleh BPK RI, Pemkot Kotamobagu juga diperiksa oleh tim Audit Independen.
Sebelumnya Pemkot Kotamobagu optimis jika pada tahun anggaran 2017 ini opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hasil pemeriksaan keuangan oleh BPK masih tetap dipertahankan.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Kotamobagu Rio Lombone mengatakan, optimis Pemkot Kotamobagu masih akan mendapat opini WTP dari BPK, karena  pengelolaan keuangan di Kotamoobagu terus ditingkatkan“.
"Saya optimis Pemkot Kotambagu masih akan mendapat opini WTP dari BPK," tuturnya beberapa saat lalu.
Sejak awal Walikota Kotamobagu Tatong Bara berkomintmen untuk tetap transparan akuntabel dalam pengelolaan keuangan. Bahkan jelang pemeriksaan, semua OPD diminita fokus untuk menyiapkan dokumen yang dibutuhkan tim pemeriksan.

SVG
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial yang digelar Kesbangpol Bolmong di Balai Desa Lolan, Kecamatan Bolaang Timur, Rabu (19/04). (Dok: FTc)


FAJARTOTABUAN.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar sosialisasi penanganan konflik sosial pada Rabu siang, (19/04) bertempat di Desa Lolan, Kecamatan Bolaang Timur. 

Kegiatan yang merupakan program kerja Badan Kesbangpol Bolmong ini pun dihadiri langsung oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Drs Ashari Sugeha yang juga sekaligus membuka kegiatan sosialisasi tersebut. 

Materi-materi​ yang dipaparkan dalam agenda sosialisasi kali ini berkaitan dengan kesenjangan sosial yang berdampak pada kualitas masyarakat yang humanis dan sosialis. Adapun pemateri dalam kegiatan sosialisasi Penanganan Konflik Sosial yakni dibagi 3 sesi yang diawali oleh Kaban Kesbangpol Bolmong Drs Hi Dondo Mokoginta, yang kedua dibawakan oleh Kasat Intel Reskrim Polres Bolmong AKP Tusman Lomboan dan Pemateri terakhir dibawakan oleh Ridwan Lasabuda.


Nampak suasana kegiatan Kesbangpol Bolmong, siang tadi sekitar pukul 11.30 Wita.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bolmong Drs Hi Dondo Mokoginta, Kasat Intel Reskrim Polres Bolmong AKP Tusman Lomboan, Camat Bolaang Timur Supriadi Dilapanga SE, Danramil Bolaang Serka Sahril Subroto mewakili KODIM 1303 Bolmong, Seluruh Staf Kesbangpol Bolmong, LSM, Sangadi dan Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Linmas (Hansip). 


FTc
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Kabid Pengembangan Karir BKPP Bolmong Aldi Pudul

FAJARTOTABUAN.COMPemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), saat ini melaksanakan pengumpulan bioadata Apratur Sipil Negara (ASN) yang berada di masing-masing instansi pemerintah.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Karir BKPP Bolmong Aldy Pudul, mengatakan saat ini pihaknya sedang mengumpulkan kembali bioadata seluruh PNS. “Sekira ada 4395 PNS di Bolmong untuk pembaharuan data kepegawaian,” ungkap Pudul.
Ditambahkan, dalam pengumpulan kembali data ini, pihaknya terkendala karena belum lengkapnya data yang di masukan PNS. “Belum ada rekapan. Sudah berapa PNS yang memasukan data, tetapi diperkirakan ada sekitar 1200 lebih PNS yang sudah memasukan biodata,” katanya.
Dirinya menghimbau, para PNS harus proaktif dalam memasukan data tersebut serta dapat melengkapi data tersebut. Karena kedepanya pelayanan kepegawaian di BKPP sudah paperles. “Artinya urusan kepegawaian nantinya PNS sudah tidak lagi membawa berkas ke BKPP. Karena itu, data yang sudah dimasukan sekarang harus lengkap,” tukasnya.

FTc
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Nampak hadirnya Oma Martha di Polsek Urban Kota Kotamobagu
FajarTotabuan.com - Sekitar pukul 15.00 wita Sabtu (08/04) sore, dengan menggunakan kaos lengan panjang berwarna merah muda dan celana berwarna merah, wanita tua berusia 82 tahun yang sempat terkenal di dunia maya lantaran menikah dengan pemuda berusia 28 tahun, kini pun harus mendatangi Polsek Urban Kotamobagu.
Kedatangannya pun diterima langsung Kapolsek Kompol Ruswan Buntuan diruangannya. Terinformasi, kedatangan Oma Martha terkait kasus penikaman terhadap suaminya Sofian Lahonde yang diduga dilakukan IM alias Irfan alias Opan (48), warga kelurahan Kotabangon Kecamatan Kotamobagu Timur Jumat tadi malam.

Saat Oma Martha berkunjung di Polsek Urban Kotamobagu
Hingga berita ini ditayangkan, Oma Martha masih berada di ruangan kapolsek Kotamobagu.

TN/FTc
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan


Didokumentasikan oleh google


FAJARTOTABUAN.COM  - Masih ingat kisah oma Martha wanita berusia 82 tahun yang menikah dengan pemuda 28 tahun Sofian Lahonde? Kini kabar buruk menimpa suaminya Sofyan, Sofian diduga ditikam dengan benda tajam di bagian dada dan tangan sebelah kanan oleh pelaku IM alias Irfan alias Opan (48), warga kelurahan Kotabangon Kecamatan Kotamobagu Timur. Kejadian tersebut diperkirakan sekitar pukul 21.00 wita, tepatnya di bengkel (Tampal Ban) depan Indomaret Kelurahan Kotabangon. 

Mulanya, Korban (Suami Oma Martha,red) yang saat itu datang kepada keluarganya di Kotabangon, pergi menghampiri teman barunya, yakni diduga pelaku (IM,red) di tempat ia bekerja (Tampal Ban), tak lama kemudian mereka duduk sambil Minum Minuman Keras (Miras) di tampat kerja pelaku tersebut. Saat sedang duduk bersamaan, pelaku seperti mengejek Korban soal pernikahanya dengan Oma Martha. Mungkin, karena korban tidak terima dengan perkataan pelaku, Suasana pun menjadi panas, sehingga terjadi adu mulut. Tak lama berselang adu mulut itu terjadi, tiba-tiba pelaku langsung memukul korban.


Sofyan Lahonde 

"Tiba-tiba dia langsung memukul, kemudian saya terjatuh. Tak lama kemudian dia mengambil benda tajam  dan langsung menikam saya. Setelah itu dia (IM) langsung melarikan diri,kata Sofyan.

Tak membutuhkan waktu yang lama, pelakunya pun berhasil diringkus Tim Bogani Satya Haprabu Polsek Urban Kotamobagu saat sedang berada di Cafe D’love. “Setelah mendapat informasi. Kami langsung menuju TKP, kemudian pelakunya langsung kami amankan. Saat ini pelakunya sudah diamankan di Polsek,” kata Kapolsek Urban Kotamobagu, Kompol Ruswan Buntuan, melalui Kepala Tim (Katim), Bripka Toto Suryawan Monoarfa.



TN/FTc
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Ilustrasi (Dok. Google)
FAJARTOTABUAN.COM Dua Sangadi (Kepala Desa) masing-masing Sangadi Adow dan Adow Selatan Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), telah berakhir masa jabatan.
Kedua Sangadi yang telah berakhir masa jabatannya ini adalah Basmi Ponglimbong Desa Adow dan Sadipon Mongilong Desa Adow Selatan. Dengan berakhirnya masa jabatan kedua Sangadi tersebut, sehingga pemerintah kecamatan langsung mengusulkan kedua nama ke Pemkab Bolsel, untuk penunjukan penjabat Sangadi yang ada di Dua desa itu.
Menurut Camat Pinolosian Tengah Daanan Mokodompit, pemerintah kecamatan sudah mengusulkan nama untuk Penjabat Sangadi. “Kita tinggal menunggu siapa yang akan di tunjuk, karena penunjukan adalah kewenangan Bupati,” kata Camat pada Jumat, (07/04).
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bolsel Indra Damopolii mengatakan, pelantikan Penjabat Sangadi harus segera dilakukan untuk mengisi kekosongan pemerintahan di Desa. “Secepatnya kita akan lakukan pelantikan, agar tidak ada kevakuman pemerintahan di desa, serta untuk penjabat kita akan isi dari kalangan ASN,” jelas Damopoli.

FTc
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Swempry Rugian - Robby Giroth

FAJARTOTABUAN.COM – Kejelasan buku APBD 2017 yang semestinya dimiliki Legislator DPRD Bolmong kini terkuak lagi disaat pelaksanaan Paripurna DPRD Bolmong pada Rabu kemarin, (05/04).

Disela-sela rapat Paripurna, terlihat sosok Legislator DPRD Bolmong dari Fraksi PDI-P Swempry Rugian saat memberikan instruksi kepada eksekutif yakni Pj Bupati Adrianus Nixon Watung SH terkait belum adanya kejelasan buku APBD 2017 yang dibagikan ke anggota DPRD Bolmong.

“Buku APBD tidak jelas hingga saat ini, dan sangat disayangkan sikap Pemkab Bolmong yang seperti melecehakan DPRD selaku kontrol dan pengawas eksekutif, sebab ini sudah masuk triwulan II dan kami tidak bisa melakukan apa-apa dalam pengawasan,” kata Rugian saat berlangsungnya Paripurna di Kantor DPRD Bolmong, Kecamatan Lolak.

Rugian dengan tegas mengatakan bahwa ada beberapa Dinas dan Badan Pemkab Bolmong yang menurutnya gelondongan dalam penjabaran rasio anggaran.

“Jadi breack down mata anggarannya tidak jelas, dan fungsi kontrol tidak ada apa yang disembunyikan dengan anggaran di tahun 2017 ini,” tegasnya.

Ia juga sempat mempertanyakan sikap Bupati yang telah menandatangani form APBD 2017, namun sampai saat ini tidak ada realisasi terkait penggadaan buku tersebut.

“Sudah berapa kali saya dan anggota lainnya sampaikan persoalan buku APBD ini pada paripurna sebelumnya, tapi sikap Pj Bupati yang seperti tidak mau tahu akan penyampaian kami ini,” kesalnya.

Sementara, Legislator DPRD Bolmong dari Fraksi Golkar Robbi Giroth turut mempertanyakan fungsi DPRD Bolmong terkait buku APBD 2017.

Kami tidak tahu harus awasi jika tidak ada yang bisa dijadikan dasar, apalagi sudah berjalan triwulan seperti ini,” tutupnya.


FM/FTc
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Kepala Badan (Kaban) Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Leopold Dalope

FAJARTOTABUAN.COM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), berencana akan merealisasikan fasilitas online dalam pengurusan keuangan atau permintaan pembayaran dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun pihak ketiga yang menjadi mitra kerja pemerintah pada April 2017 ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bolmut, Leopold Dalope bahwa sistem Kas Daerah (Kasda) online akan segera diterapkan di Bolmut pada April ini.
“Pada tanggal 10 April ini Kasda Online akan digunakan oleh BPKD dalam pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.
Menurutnya, bahwa fungsi Kasda Online sangat baik bagi pengelolaan keuangan daerah. Sebab, keuangan daerah akan lebih transparan dan akuntabel dengan system mengunakan internet tersebut. 
Monitoring arus kas keuangan daerah sangatlah mudah dan akurat dengan adanya akses online,” tandas Delope.
Sementara itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Rahman Dontili turut memberikan apresiasi kepada Pemkab Bolmut terkait perealisasian program kasda online.
"Perlu diapresiasi atas capaian kinerja BPKD Bolmut diawal tahun 2017 ini,” kata Dontili. 

FTc
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Banjir setinggi 50-70 cm merendam 2 Dusun di Desa Lolan, Kecamatan Lolan. (Dokumentasi: BPBD Bolmong)

FAJARTOTABUAN.COM - Akibat curah hujan tinggi, puluhan rumah di Dusun 5 dan 6 Desa Lolan Kecamatan Bolaang Timur terendam akibat luapan air.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolaang Mongondow (Bolmong), kejadian tersebut berlangsung pada Rabu 5 April 2017 sekitar pukul 04.00 Wita.
Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Kepala BPBD Bolmong Ir Channy Wayong  bahwa guyuran hujan di wilayah berkisar 2-3 jam, hingga menyebabkan air meluap dan masuk ke rumah penduduk.
“Ketinggian air mencapai 50-70 centimeter,” ujar Channy pada Rabu, (05/04).
Dalam rilisan BPBD Bolmong, sampai saat ini tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan penyebab dari meluapnya air juga dikarenakan tidak adanya drainase dan gorong-gorong.

Nampak TRC BPBD Bolmong bersama Petugas Polsek Bolaang saat berada di Desa Lolan, Kecamatan Bolaang. (Dokumentasi: BPBD Bolmong)

Saat ini personil BPBD dibantu Polsek Bolaang dan Babinsa serta masyarakat membersihkan sampah yang menyumbat di gorong-gorong
"Ada 120 kepala keluarga atau 370 yang menerima dampak dari kejadian tersebut," ujarnya.

(BPBD/FTc)
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan

Festival Teluk Tomini (FTT) Bolsel, 16-27 April 2017

FAJARTOTABUAN.COM - Setelah mengikuti Deep Extreme di Jakarta beberapa hari lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) khususnya Dinas Pariwisata (Dispar) mulai fokus pada kegiatan Festival Teluk Tomini (FTT) Bolsel 2017 yang digelar 16-27 April mendatang.


Menurut Kepala Bidang (Kabid) Promosi Dinas Pariwisata (Dispar) Bolsel Delfian Thanta bahwa partisipasi Bolsel dalam kegiatan Deep Extreme untuk mempromosikan potensi wisata alam dan bahari. “Kami ikut dalam kegiatan Deep Extreme, selain mempromosikan daerah kita juga melakukan launching buku bahari Bolsel,” ungkapnya.

Dan untuk penyelenggaraan FTT, pihaknya sudah mulai mempersiapkan diri khususnya soal lokasi. “Saat ini kami mulai mempersiapkan pelaksanaan FTT Bolsel 2017, soal lokasi lebih difokuskan untuk meminimalisir kekurangan ,” tambahnya.

Dia berharap partisipasi Bolsel diajang Deep Extreme berdampak positif terhadap potensi wisata alam khususnya bahari dengan banyaknya wisatawan ke Bolsel. “Harapan kita, FTT Bolsel 2017 dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Bolsel,” pungkasnya.


FTc
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan

PT Conch Sulawesi Utara yang terletak di Bolaang Mongondow, (Dokumentasi: google)



FajarTotabuan.com - Pabrik semen yang bertengger di Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, tepatnya di desa Solog yang berlabel PT Conch North Sulawesi Cement (Conch) hingga saat ini tak habis-habisnya didera pemasalahan, mulai dari pelanggaran perijinan hingga ketenagakerjaan.


Berangkat dari hal tersebut Pemerintah Kabupaten Bolmong diminta melakukan peninjauan kembali. Salah satunya terkait pembangunan pelabuhan PT Conch di PK Bangka, Kelurahan Inobonto I Kecamatan Bolaang Kabupaten Bolmong. Pasalnya, sebagaimana rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah sebelumnya, pembangunan pelabuhan tersebut sebenarnya berada di desa Solog, kecamatan Lolak.

“Rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bupati sebelumnya Hi. Salihi B Mokodongan di Desa Solog, sementara pelabuhan dibangun di Inobonto I tepatnya di PK Bangka, harusnya pemerintah melakukan peninjauan kembali, karena pembangunan tidak sesuai rekomendasi,” ujar Ketua LSM Snakmarkus, Zainal Mooduto, sembari memperlihatkan rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah sebelumnya, Senin (20/3) lalu, ketika bersua dengan sejumlah wartawan di depan ruangan Bupati.


Jika PT Conch terbukti melanggar rekomendasi tersebut, Zainal meminta Pejabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung untuk menghentikan sementara pembangunan pelabuhan.

“Memang kalau melihat rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah sebelumnya cukup aneh, karena ijin pembangunan dilokasi tidak dekat laut, namun di tengah sawah dan gunung, nah rekomendasi ini yang harus dirubah dahulu sebelum melakukan pembangunan, bukan malah mengangkangi aturan,” tegasnya.


Selain persoalan rekomendasi, Mooduto juga menyinggung beberapa pelanggaran PT Conch diantaranya soal keberadaan tenaga kerja asing yang tidak memiliki dokumen lengkap.

“Bayangkan saja, dari 318 WNA asal China dan Tiongkok, hanya 99 orang yang terdaftar di Imigrasi, pemda harus menseriusi masalah ini, yang sangat saya sesali, gaji pekerja lokal justru lebih murah dibanding pekerja asing, padahal pekerjaan mereka sama,” tegasnya.


Begitupun dengan pasokan material galian C yang masuk ke PT Conch, diduga tidak memiliki ijin karena sampai hari ini Pemprov belum pernah mengeluarkan ijin galian C di semua kabupaten/kota.

“Olehnya, kami meminta Pemkab agar melakukan tindakan tegas terhadap PT. Conch, sehingga tidak merugikan daerah,” kata dia.


Terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Bolmong Jultje Tumanduk menuturkan, pihaknya sudah beberapa kali menyurat kepada PT Conch terkait izin jalan tersebut. Bahkan, sampai diadakan rapat bersama Pemkab. Namun, tindak lanjut dari surat itu tidak ada. Padahal lanjut Tumanduk, berdasarkan undang-undang, ketika tidak ada izin maka harus dihentikan.

“Ini bisa saja dipidana karena telah melanggar. PT Conch harus membuat jalan khusus untuk perusahaan. Kasihan masyarakat, sering mengalami kecelakaan akibat kelalaian dari perusahaan,” ujar Tumanduk.


Sementara Humas PT Conch North Sulawesi Cement saat dikonfirmasi oleh Koran Bolmong melalui nomor telpon 0813172166XXX tidak merespon. Meski demikian, upaya konfirmasi tetap diupayakan dalam waktu secepatnya.



(FTc)
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
Nampak saat siswa-siswi SMAN 1 Bolaang mengikuti UASBN pada Senin, (20/03). Dokumentasi oleh SVG

FajarTotabuan.com, Bolmong - Tahapan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang digelar oleh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bolaang pada Senin (20/03) berjalan lancar dan tertib. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bolaang Mursito Paputungan S.Pd bahwa pelaksanaan USBN ini perdana bagi SMAN 1 Bolaang dan Seluruh SMA/SMK se-Indonesia.

"UASBN merupakan program ujian perdana bagi kami dan seluruh SMA/SMK se-Indonesia karena hampir seluruh mata pelajaran yang diujiankan sudah harus berstandar nasional," ujar Kepsek Paputungan pada Senin (20/03).

Berdasarkan data yang dirangkum oleh Bagian Adminstrasi SMAN 1 Bolaang, total jumlah siswa yang mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) yakni 157 orang.

"Ada 157 siswa-siswi yang mengikuti UASBN dan dibagi menjadi 9 ruangan kelas," kata Iswahyudi Supu S.Pd.

Terinformasi juga bahwa pelaksanaan UASBN yang digelar SMAN 1 Bolaang berlangsung selama 4 hari. Adapun mata pelajaran yang akan diujiankan dibagi sesuai jurusannya masing-masing (BAHASA, IPA, dan IPS). 

Untuk kelas Bahasa ada 6 mata pelajaran yang meliputi Pendidikan  Agama, Antropologi, Sejarah, PKn, Bahasa Jerman, dan Sastra Indonesia. Kelas Jurusan IPA ada 6 mata pelajaran yaitu Pendidikan Agama, Biologi, Sejarah, PKn, Kimia, dan Fisika. Kelas jurusan IPS juga ada 6 mata pelajaran yaitu Pendidikan Agama, Geografi, Sejarah, PKn, Sosiologi dan Ekonomi. 


SVG
Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan
 Saat Pembukaan "Bimtek Penyusunan Naskah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (UNSB)" yang digelar MKKS Kabupaten Bolmong di ruangan Laboratorium Kimia SMAN 1 Bolaang pada Senin (06/03). Dokumentasi oleh Syamriel Van Gobel.

FajarTotabuan.com - Menjemput pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang tinggal sebulan lagi digelar, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar Bimbingan Tekhnis (BIMTEK) tentang penyusunan naskah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Bolaang, Desa Inobonto Kecamatan Bolaang pada Senin, (06/03) sekitar pukul 10.00 Wita.

Hal tersebut seperti yang dijelaskan oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Bolaang Mongondow (Bolmong) Mursito Paputungan S.Pd bahwa kegiatan ini digelar untuk melakukan penyusunan soal (naskah) pada pelaksanaan ujian sekolah nanti.

“Berdasarkan data yang dikantongi oleh seluruh kepala-kepala sekolah yang ada di Sulawesi Utara khususnya yang berada di Bolaang Mongondow (Bolmong), pelaksanaan ujian sekolah kali ini sudah harus dilaksanakan oleh Sekolah penyelenggara dengan adanya aturan Kemendikbud tentang Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), sehingga itu MKKS Bolmong menggelar BIMTEK penyusunan soal dan naskah ujian sekolah,” jelas Mursito saat  membawa sambutan pada kegiatan tersebut.


Ketua MKKS Bolmong Mursito Paputungan S.Pd saat memberikan sambutan pada Bimtek, (06/03). Dokumentasi oleh Syamril Van Gobel. 

Saat ditanya tentang MKKS, Mursito yang juga merupakan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bolaang mengatakan, MKKS Bolmong merupakan organisasi yang melibatkan kepala-kepala sekolah beserta guru mata pelajaran yang berkaitan.

“Sebelumnya sudah ada yang namanya program MGMP. Namun, ketika ujian sekolah diserahkan sepenuhnya ke Sekolah penyelenggara setelah USBN diterapkan oleh Kemendikbud maka dibentuklah MKKS di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia dan salah satunya di Kabupaten Bolaang Mongondow,” jelasnya.

Kepala Seksi Dikmen Cabang Bolmong-Bolmut Diknas Provinsi Sulawesi Utara Mohammad Dilapanga S.Ag saat membuka kegiatan MKKS Bolmong pun mengemukakan bahwa Diknas Provinsi Sulawesi Utara sangat mendukung terhadap kegiatan Bimtek tentang penyusunan soal dan naskah ujian pada USBN Tahun 2017.


Kepala Seksi (Kasie) Dikmen Cabang Bolmong-Bolmut Diknas Provinsi Sulut Mohammad Dilapanga S.Ag saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan MKKS Bolmong, (06/03). Dokumentasi oleh Syamril Van Gobel.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan MKKS Bolmong, karena tujuan digelarnya kegiatan ini untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme kepala-kepala sekolah dalam membimbing guru-guru serangkaian dengan penyusunan soal dan naskah ujian sekolah berstandar nasional tahun ini,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ketua MKKS Bolmong Mursito Paputungan S.Pd, Kepala Seksi (Kasi) Dikmen Cabang Bolmong-Bolmut Diknas Provinsi Sulut Mohammad Dilapanga S.Ag, LPMP Widya Suara Provinsi Sulut Widjiyati sekaligus pemateri Bimtek, seluruh kepala-kepala SMA/SMK se-Bolmong beserta guru-guru mata pelajaran, panitia pelaksana Bimtek, dan pers. Terinformasi, kegiatan tersebut berlangsung selama seminggu yakni mulai tanggal 6 Maret 2017 hingga 13 Maret 2017.



SVG  


Fajar Totabuan, Berita Tentang Bolaang Mongodow Raya, Berita Tentang Totabuan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Drs Olii Mokodongan, (Dokumentasi oleh Syamriell Van Gobel)


FajarTotabuan.com - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) hari ini, Selasa (21/02) menggelar seleksi akhir tahap pertama Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) bertempat di Tribun Lapangan Daagon Desa Lolak Kecamatan Lolak. 

Hal tersebut seperti yang dijelaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bolmong Drs Olii Mokodongan bahwa hari ini adalah pelaksanaan seleksi akhir tahap pertama untuk Sekolah-sekolah yang terletak di Wilayah Pantura dan Passi.

"Hari ini merupakan hari terakhir untuk siswa-siswi yang mengikuti seleksi Paskibra Kabupaten Bolmong tahap pertama, setelah itu akan ada pemeriksaan dari pihak medis untuk melakukan kroscek terhadap Siswa-siswi yang terpilih dalam seleksi tersebut," kata Olii pada Selasa, (21/02).

Menurutnya, kegiatan seleksi ini sudah berlangsung sejak Senin kemarin, (20/02) yang mengikutsertakan Sekolah-sekolah yang berdomisili di wilayah Dumoga dan Lolayan.

"Sebenarnya sudah dari kemarin dimulainya seleksi ini yakni untuk wilayah Dumoga dan Lolayan, namun kali ini yang harus diseleksi sekolah-sekolah yang berdomisili di Pantura dan Passi," tuturnya.

Dirinya meminta agar penyeleksian tersebut harus berdasarkan dengan konteks penilaian sebenarnya layaknya seleksi Paskibraka yang lebih mengutamakan bakat dan keahlian para siswa-siswi.

"Seleksi ini harus dilakukan sebaik-baiknya berdasarkan penilaian yang sebenarnya, tak hanya berfondasikan kepentingan pribadi ataupun keluarga bahkan koneksi terdekatnya, artinya tidak karena dia anak orang kaya ataupun anak pejabat, tentunya harus berdasarkan penilaian yang sempurna dari segi kemampuan fisik dan kesehatannya," pungkasnya.

Ia juga menghimbau kepada peserta seleksi untuk benar-benar dalam mengikuti seleksi pada tahap 1, mengingat masih ada seleksi tahap ke-2 yang akan dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditentukan.

"Siswa-siswi juga harus serius berlatih agar akan tampil lebih baik kedepannya," ujarnya.

Selanjutnya, ia mengharapkan kepada para siswa-siswi untuk menjaga kesehatan agar tetap dalam kondisi baik dan sehat agar bisa melakukan kegiatan tersebut.

"Paling utama yaitu kesehatan serta menjaga stamina untuk tetap sehat dan dapat berlatih sebaik-baiknya menjadi Paskibraka Bolmong 2017 ini," tutupnya.


SVG