Wakil Walikota Kotamobagu Drs Hi Jainuddin Damopolii (Photo: Google)

FajarTotabuan.com - Kemelut pasar senggol yang menjadi "Tranding Topic" kalangan pebisnis, pemuda Gogagoman dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu beberapa hari ini cukup menghebohkan dunia pemberitaan baik Media Cetak, Media Online bahkan Media Sosial. Hal tersebut ditanggapi dengan bijak dan kepala dingin oleh Wakil Walikota Kotamobagu Drs Hi Jainuddin Damopolii.
Menurutnya, demi menjaga keamanan di bulan suci Ramadhan, baiknya Pemerintah selaku pemegang kekuasaan memberikan rekomendasi bagi pengadaan pasar senggol di Gogagoman yang juga merupakan langganan pusat pasar senggol yang digelar setiap tahun.
“Yang penting aman, dari pada terjadi keributan, pada intinya Pemerintah itu menginginkan masyarakat aman, tanpa ada masalah, apalagi ini sedang menghadapi bulan suci Ramadhan,” kata Jainudin, ketika dihubungi via seluler, Kamis (16/6) tadi.
Bahkan, berdasarkan sejarah tradisi pasar senggol di Kota Kotamobagu, Jainuddin mengatakan bahwa pencetusan (awal mula) ide masyarakat Gogagoman dalam pengadaan pasar senggol sudah cukup untuk menjadi dasar pembukaan lokasi pasar senggol di lokasi tersebut, dan tentunya hal ini bisa mengembalikan sekaligus mengembangkan nilai historisnya.
“Setidaknya kita menghargai apa yang sudah menjadi tradisi mereka, apalagi pasar senggol ini awalnya merupakan ide dari masyarakat Gogagoman,” tutupnya.

(PRD/SVG)

Post A Comment:

0 comments: