Forum Konsultasi dan Sosialisasi Publik yang digelar PT. Conch pada Rabu (02/03/2016) lalu.

FajarTotabuan.com - Desas-sesus adanya Aroma politik dibalik perdamaian antara PT Conch North Sulawesi Cement Bolmong dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, Senin (12/06) lalu kian menjadi tanda tanya besar.

Perdamaian yang tercipta pada hari senin itu, memiliki jarak waktu yang sedikit dengan statment tegas Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey pada jumat (09/06), setelah menghadiri usai rapat paripurna LHP BPK di DPRD Sulut.

Jumat itu, Gubernur Sulut mengatakan PT Conch tidak ada masalah. Dia (PT Conch) sementara melakukan proses perizinan. "Saya kira tidak ada masalah. karena dulu sudah ada IMB dari Bupati yang lama jadi tidak ada salah cuma memang WIUP untuk berproduksi tidak ada," ujar Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulut ini.

Sementara itu, pengamat politik dan pemerintahan di Sulut, Taufik Tumbelaka mengatakan Ada sisi positif jika benar terjadi "perdamaian" antara Pemkab Bolmong dengan investor karena ini menyangkut investasi ke Sulut.

"Kalau disinyalemenkan ada semacam signal dari Pemprop Sulut, mungkin saja karena dalam rangka menjaga iklim investasi dan juga harapan terjadinya pasar semen yang relatif berharga murah yang akan menguntungkan kepada sektor pembangunan fisik," ungkapnya, kepada media ini, kamis (15/06).

Tumbelaka juga mengatakan, Namun kedepan diharapan jika ada pihak yang ingin berinvestasi, sebaiknya dibantu. "Agar segala persyaratan administrasinya dapat dipenuhi sesuai aturan," tuturnya.(Ar) 

Post A Comment:

0 comments: