Pimpinan Komisi XI DPR RI saat menggelar Rapat Khusus Pimpinan Fraksi (Poksi), Selasa (13/06).
FajarTotabuan.com - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar rapat khusus Pimpinan Fraksi (Poksi) dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi Indonesia sekaligus berdampak sosial kemasyakaratan serta menjaga capaian target Good Governance dan pembangunan yang lebih baik.
Rapat Poksi Komisi XI DPR RI tersebut membahas tentang Asumsi Dasar Ekonomi Makro & Proyeksi 2018 (RAPBNP 2017 & RAPBN 2018). Adapun pembahasan Asumsi Makro tersebut meliputi beberapa aspek, yakni sebagai berikut:
1) Pertumbuhan Ekonomi (%,yoy)
Tahun 2017 : 5,1 %
Tahun 2018 : 5,4 - 6,1 % (usulan kami 5,1 - 5,3 %)
2) Inflasi (%,yoy)
Tahun 2017 : 4,0 %
Tahun 2018 : 3,5 +_ 1 % (sesuai dgn usulan kami dan BI)
3) Nilai Tukar Rupiah (Rp/US$)
Tahun 2017 : 13.300
Tahun 2018 : 13.500 - 13.800 (usulan kami 13.300 - 13.500 ).
4) Tingkat Bunga SPN 3Bulan (%,yoy)
Tahun 2017 : 5,3 %
Tahun 2018 : 4,8 - 5,6 %
Target Pembangunan
5) Tingkat Pengangguran (%)
Tahun 2017 : 5,6 %
Tahun 2018 : 5,1 - 5,4 %
6) Tingkat Kemiskinan (%)
Tahun 2017 : 10,5 %
Tahun 2018 : 9 - 10 %
7) Gini Rasio (%)
Tahun 2017 : 0,39
Tahun 2018 : 0,38
8) IPM (indeks)
Tahun 2017 : 70,10
Tahun 2018 : 71,38
Anggota Komisi XI DPR RI Aditya Anugrah Moha Siahaan SKed MM mengatakan bahwa kajian ekonomi kali ini membahas tentang asumsi makro RAPBNP 2017 dan RAPBN 2018.
"Semoga Asumsi Makro yang Kami tetapkan nanti akan membawa dampak sosial kemasyarakatan, pembangunan, serta menjaga stabilitas ekonomi dan capaian-capaian target pemerintah yang lebih baik," kata ADM melalui akun Facebooknya, (Aditya Moha) pada Selasa, (13/06).
Nampak Bung Aditya Moha Siahaan (ADM) saat digelarnya Rapat Khusus Pimpinan Fraksi oleh Komisi XI DPR RI.
Dirinya juga menambahkan bahwa Indeks pembangunan manusia yang semakin tinggi dan merata di segala penjuru bangsa dapat menjadikan bangsa yang unggul melalui sumber daya manusia yang kompetitif/siap bersaing, terampil/skill yang baik, serta memiliki karakter keIndonesiaan yang teruji.
"Mari kita tetap memberi support dan sekaligus mengawasi kinerja pemerintah secara berjenjang agar capaian-capaian pembangunan dan target ekonomi kita semakin stabil tercapai serta bisa terealisasi dengan baik," ajak ADM.
Lanjutnya, dengan adanya indeks pembangunan yang baik tentunya tercermin dari pengangguran yang semakin menurun dengan memperluas serta membuka lapangan kerja yg semakin banyak dan memadai, tingkat kemiskinan pun bisa lebih turun agar mampu melahirkan manusia yang mumpuni, tingkat kesenjangan/gini rasio yang tidak lagi terlalu lebar sehingga tidak menciptakan jurang lebih besar antara si kaya dan si miskin.
"Semoga kerja kerakyatan kami bisa terukur dan sekaligus menjadi pertanggungjawaban kami kepada rakyat Indonesia terlebih rakyat Sulawesi Utara sebagai daerah pemilihan kami," tutupnya.
SVG



Post A Comment:
0 comments: