FajarTotabuan.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Bolaang Mongondow (Bolmong) hari ini (25/10) sekitar pukul 16.00 Wita, telah menggelar Pencabutan Nomor Urut Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Bolmong. 

Setelah diberikan kesempatan oleh KPU Bolmong, Paslon Yasty Soepredjo Mokoagow bersama Yanny R Tuuk mendapat kesempatan pertama, paslon yang akrab dengan Jargon Ya-Ya ini langsung bergegas untuk mencabut nomor yang diundi KPU, alhasil paslon yang diusung kekuatan 5 Partai (PDI-P, PAN, PKB, PKS, dan NASDEM) ini pun berhasil mendapatkan nomor urut 1.

Sementara untuk Paslon Hi. Salihi B Mokodongan - Jefry Tumelap ST, MT yang akrab dengan jargon SBM-JiTu dengan bijak mengambil dan menerima nomor 2 sebagai nomor Urut Pasangan Cabup-Cawabup Bolmong.


Berdasarkan Hasil Wawancara dengan Paslon Cabup Yasti Soepredjo Mokoagow, Nomor urut 1 merupakan nomor pemberian Tuhan kepadanya karena sesuai dengan slogan dan visi misi yakni Bolmong hebat, Bolmong menyatu, menangkan YaYa. "Di mana-mana hanya nomor urut 1 yang pemenang," ungkap Yasti saat selesai pencabutan nomor urut di KPU Bolmong tadi sore, (25/10). 


Tak hanya diam, Salihi B Mokodongan yang akrab disapa Papa Da'a pun angkat bicara. Setelah dikonfirmasi, Calon Bupati yang diusung 3 Partai Besar yakni Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan Partai Golkar ini pun mengatakan bahwa nomor urut 2 adalah nomor kebanggaan. Menurutnya pasca Kemenangan Presiden Indonesia Joko Widodo dan Jusuf Kalla dengan slogan Salam Dua Jari sehingga nomor urut 2 menjadi nomor Tersakral dalam kancah perpolitikan dan perhelatan PILKADA di Seluruh Indonesia. 

"Saya ingat apa yang disampaikan Presiden Jokowi Dodo yakni Salam Dua Jari. Dua jari artinya, mampu memantapkan persatuan Dumoga Raya dan Pantai Utara (Pantura), dan memantapkan Bolmong," pungkas Salihi saat diwawancarai setelah pencabutan nomor Urut di KPU Bolmong. (Syamriel VG).

Post A Comment:

0 comments: