Saat Rapim Tengah Berlangsung, senin (01/08) kemarin. (Foto:Arm)
FajarTotabuan.com - Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) Pohon yang sedang di gagas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) kembali dipertanyaakan dari aspek kepentingan.
Pasalnya, dalam rapat pimpinan (Rapim) senin (02/08) kemarin, terungkap dari pernyataan pedas yang di lontarkan Steven Vreeke Runtuh (SVR) terkait keuntungan dari dilahirnya Perda Pohon nanti.
"Perda pohon itu kepentingan dari PLN jangan sampai hanya menguntungkan PLN dari masalah jaringan listrik," ujar SVR mengeritik Ranperda tersebut.
Polemik itu lahir, dari banyaknya Prolegda yang mengendap di DPRD. Sehingga SVR mengatakan jangan sampai Perda tersebut tidak menguntungkan masyarakat lantas di prioritaskan.
"Anggaran kita, tapi PLN yang untuk dari Perda yang kita buat," tungkasnya.
Sementara itu, ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw mengakui lahirnya inisiatif Perda Pohon memang permintaan dari PLN.
Dijelaskan Angouw permintaan itu di suguhkan PLN saat dirinya masih menjadi ketua Komisi III DPRD Sulut.
"Perda pohon yang minta memang PLN. Tapi kita akan kaji kembali," tungkasnya. (Arm)


Post A Comment:
0 comments: