Meteran Rusak, Masyarakat Bulawan Mengeluh Soal Air Bersih
Ilustrasi, ist

FajarTotabuan.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Kabupaten Bolaang Momgondow Timur (Boltim), yang beberapa lalu diisukan sering tak difungsikan sebagaimana mestinya, hal ini membuat masyarakat desa bulawan resah. Pasalnya, meski sudah diperbaiki namun tak ada dampak yang dirasakan.

Sementara itu, dikempatan yang berhasil di wawancarai oleh awak media ini melalui petugas PDAM yang namanya untuk enggan di publikasikan mengatakan air tak jalan karena banyak meteran yang rusak dan banyak sekali air yang terbuang.

"Banyaknya meteran yang rusak, membuat air sering mati atau tak jalan. Kalau meteran rusak, otomatis para pengguna air sudah tidak mau lagi menutup kran mereka, karena menurut mereka, meteran rusak maka tidak akan di kenakan biaya atau cuma bayar standar, sehingga kalau kran tidak di tutup, pelanggan lain sudah tidak kebagian air lagi karena sudah banyak air yang terbuang," ungkap salah seorang Petugas PDAM, kamis (12/05) kemarin, namun dirinya meminta agar identitasnya tidak publikasikan.

Lanjutnya, terlihat sejumlah petugas PDAM mengganti meteran di desa Bulawan kecamatan Kotabunan Kabupaten Boltim, sekedar untuk perlu di ketahui adapun yang diganti bukan hanya di desa Bulawan, tapi di desa Kotabunan juga yang mengalami hal yang sama seperti terjadi didesa Bulawan.

"Bukan hanya di desa bulawan yang kami ganti, tapi selurunya termasuk kotabunan," ujarnya.

selain itu, dalam perbaikan meteran air itu, di barengi dengan penanda tanganan surat pernyataan, agar pelanggan bisa menjaga meteran mereka. Dan apa bila pelanggan sengaja merusak meteran tersebut, akan di kenakan sanksi sesuai peraturan PDAM serta undang-undang yang berlaku.

"Penanda tanganan ini sebagai bentuk pernyataan untuk selalu merawat dan memperhatikan keran tersebut dari masyarakat, namun apabila terdapat suatu pelanggaran kami akan bertindak tegas sesuai ketentuan pihak perusahan dan aturan Undang-undang terkait lainnya," tutupnya. (Fery)

Post A Comment:

0 comments: