Masyarakat Boltim Percaya Sehan Landjar Mampu Lakukan Perubahan
Bupati Boltim, Sehand Salim Landjar, ist

FajarTotabuan.com - Pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mendapatkan Apresiasi dari sejumlah masyarakat. Apresiasi yang di berikan, tidak lain, karena kepemimpinan Bupati Sehand Landjar.

Apresiasi tersebut, lantaran, dalam kurun waktu beberapa tahun semenjak kepemimpinan Sehand, Pemkab Boltim sudah mampu meningkatkan perekonomia daerah ini secara drastis.

Perekonomian yang melonjak tersebut, tentunya berdampak pada berkurangnya angka kemiskinan di daerah penghasil kopi ini.

"Boltim adalah kabupaten yang paling cepat menurunkan tingkat kemiskinan. Dimana dalam kurun lima tahun, sebanyak 27,2 persen tinggal menjadi 6,6 persen," kata Sehan Landjar Belum lama ini kepada sejumlah wartawan.

Lanjut, dirinya juga menambahkan, tingkat pendapatan per kapital Boltim juga selalu di posisi satu tingkat diatasnya.

"Boltim mempunyai nilai pendapatan per kapital yaitu 50 persen dari standar nasional. Dimana standar nasional kurang lebih $3.500, untuk Sulawesi Utara secara akumulatif pendapatan perkapitalnya hanya $900. Namun khusus Boltim $2.000 per kapital," ungkapnya.

Lebih Lanjut dikatakannya, yang menjadi pembuktian dimana Boltim dalam lima tahun yang lalu saja, telah mengalami peningkatan yang sangat fantastis

"Apa yang kita lakukan selama lima tahun antara eksekutif dan legislatif dalam rangka melaksanakan kebutuhan publik, melalui program-program selama lima tahun, kita telah menggeser situasi masyarakat dari suasana yang sangat sulit pada posisi yang semakin baik," kata Eyang sapaan akrabnya.

Pujian juga tersirat, dari salah satu tokoh pemuda Desa Motongkad. Dirinya mengatakan, kepemimpinan Sehan Landjar Pada periode ke dua ini, dapat membawah perubahan terhadap. Boltim.

"Boltim makin berkembang dimasa kepemimpinan Sehan Landjar pada periode pertama, saya yakin di periode ke dua perubahan serta perkembangan boltim akan semakin menonjol karena sektor pembangunannya berbasis pedesaan," Pungkas pemuda yang hanya mau disebutkan NS. (Fery)

Post A Comment:

0 comments: