Kepala Diknas Boltim, Yusr Damopolii. /Ist
FajarTotabuan.com, - Kegiatan proyek pengadaan dan kegiatan fisik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2015 melalui Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Pemerintah Kabupaten (Permkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akhir-akhir ini menuai sorotan.
Terinformasi, diduga terjadi jatah-jatahan terhadap sejumlah paket proyek DAK di Diknas Boltim termasuk DAK Swakelolah SD, SMP dan SMA sebesar Rp 12 Miliar lebih. Bahkan, tak sedikit pula sudah diarahkan kepada pihak ketiga atau kontraktor tertentu.
"Kurang formalitas ja iko tender sekarang. Sebagian proyek yang kecil-kecil so jatah-jatahan. Apalagi di Diknas," ungkap sumber yang dapat dipercaya, enggan namanya dikorankan.
Namun, menanggapi hal ini, Kepala Diknas Boltim Yusri Damopolii, ketika dikonfirmasi membantah soal dugaan jatah-jatahan proyek di Diknas. "Siapa yang bilang ada jatah-jatahan. Itu tidak benar. Tidak ada kapleng-kapleng proyek di Diknas," sebut Yusri, dikuti dari harianmetro. (hm/FTc)


Post A Comment:
0 comments: