Ilustrasi.

FajarTotabuan.com, - Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara Luctor Tapiheru mengatakan, kredit usaha mikro di daerah tersebut meningkat 24,39 persen hingga Mei 2015.

"Hingga Mei 2015, penyaluran kredit usaha mikro di Sulut sebesar Rp1,69 triliun atau naik 24,39 persen dibandingkan dengan posisi yang sama tahun lalu hanya Rp1,36 triliun," kata Luctor .

Meskipun mengalami peningkatan, namun pangsa pasar kredit usaha mikro baru 22,67 persen dari total keseluruhan kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp7,47 triliun.

"Dengan meningkatnya kredit mikro perbankan Sulut maka sangat tercermin bahwa perbankan sudah memberikan porsi cukup baik kepada sektor riil," jelasnya.
Meskipun masih didominasi oleh usaha kecil dan menengah, namun setidaknya kegiatan mikro di Sulut semakin berkembang," jelasnya.

Luctor mengatakan jika dibandingkan dengan bulan lalu mengalami perlambatan sebesar 0,76 persen yakni dari Rp1,70 triliun pada April 2015 menjadi Rp1,70 triliun di Mei 2015.

Untuk kredit usaha menengah memiliki pangsa kredit sebesar 44,02 persen dari total kredit UMKM yakni sebesar Rp3,28 triliun pada Mei 2015 meningkat sebesar 0,69 persen sebesar jika dibandingkan tahun sebelumnya Rp3,26 triliun. Kredit usaha kecil, terbesar kedua dalam penyaluran yakni 33,31 persen dari keseluruhan kredit yakni Rp2,48 triliun naik 7,40 persen dari tahun sebelumnya hanya Rp2,31 triliun.

Per posisi Mei 2015 kredit UMKM tercatat Rp7,47 triliun atau meningkat 7,58 persen jika dibandingkan dengan posisi yang sama tahun sebelumnya hanya Rp6,94 triliun. (hm/FTc)

Post A Comment:

0 comments: