Direktur Politeknik Negeri Manado, Ir Ever N Slat MT
Direktur Politeknik Negeri Manado, Ir Ever N Slat MT./Arm

FajarTotabuan.com - Sempat diredup sejumlah permasalahan akademik hingga harus di panggil dengar pendapat dengan Komisi IV, kini pihak Politeknik Manado sudah mulai beberkan sejumlah polemik yang berada didalam kampus.

Direktur Politeknik Negeri Manado, Ir Ever N Slat MT, mengungkapkan kampus dengan enam jurusan saat ini membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

Pasalnya, menurut dia, perhatian yang kurang menyentuh didunia pendidikan terkhusus lembaga perguruan tinggi yang dipimpinnya berbuntut dari komunikasi yang kurang baik dengan Komisi IV DPRD Sulut.

"Kebutuhan-kebutuhan mendesak yang dibutuhkan Politeknik yang tidak bisa dipenuhi Direktorat Pendidikan Tinggi (DIKTI), saat ini mudah-mudahan bisa difasilitasi Komisi IV," ujarnya, kepada awak media, senin sore (03/10).

Selain itu, Slat juga membeberkan permasalahan lainnya seperti kurangya lahan yang dimiliki Kampus Politeknik karena lahan saat ini sudah over kapasitas. "Juga Gedung pusat kegiatan Mahasiswa yang tidak ada," tungkasnya.

Sementara itu, Slat menerangkan setidaknya 14 Hektar lahan yang dimiliki saat ini tak mampu menampung mahasiswa sebanyal 4100-an. "Sehingga ruang Dosen dan Administrasi jadi ruang mengajar," tuturnya. 

Disisi lain, terkait keluhan ratusan mahasiswa yang terkena sangsi cuti karena terlambat membayar uang kuliah kini sudah teratasi.

"Ini cuma mahasiswa yang terbiasa (terlambat-red), pembayaran diperpanjang 2 sampai 4 kali, saat saya memimpin dibatasi perpanjangn 1 kali, tapi ini sudah disosialisasikan sedemikian rupa," ujarnya, sembari mengeluh kedisiplinan Mahasiswa. (Arm)

Post A Comment:

0 comments: