Lumbang Diduga Mengandung Gas Ditemukan, Lumpur Panas Ancam Kawasan Unsrat Manado
Tempat Yang Ditemukan Lubang Diduga Mengandung Gas, Nampak Lokasi Tersebut Jadi Tontonan Warga Sekitar

FajarTotabuan.com - Sejumlah lubang ditemukan warga dan disinyalir mengadung Gas di yang terletak di kawasan Kampus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, selasa (30/08) kemarin.

Lubang itu pun langsung menggeparkan warga yang lainnya, hingga mengundang pihak kepolisian untuk segera mengamankan lokasi tersebut dengan garis kepolisian.

Penemuan lubang yang diduga mengadung Gas tersebut, menjadi pemandangan hangat warga sekitar maupun yang melintas tepatnya dibelakang kantor Rektorat Unsrat.

Yang menyadari keadaan lubang tersebut mengatakan, awalnya dirinya tak mencurigai jika ada keganjalan pada lokasi yang menjadi tempat kesehariannya, menyapu didaerah tersebut.

"Awalnya saya hanya menyapu biasa, herannya daun pohon makin banyak yang gugur," ujar Udin pemilik usaha kantin yang berada de dekat lubang tersebut.

Cerugiaan pun lahir dari benak pemilik usaha kantin itu, dengan berselang 3 hari dedaunan makin banyak yang gugur.

"Ternyata semua daun dipohon tersebut sudah kering dan layu," kata dia lagi.

Udin pun langsung memeriksa daerah sekitar hingga menemukan lubang tersebut. "Baunya berupa Gas dan sangat menyengat," tuturnya, kepada wartawan media ini.

Dirinya langsung melaporkan penemuan lubang tersebut pada pemerintah setempat. Dan lokasi pun langsung diamankan.

"Selang beberapa menit dari BMKG Manado datang memeriksa," tungkasnya.

Dari kesaksian Udin, petugas menemukan lima lubang yang diduga mengadung Gas. "Katanya lubang tersebut tidak berbahaya, tapi sudah diamankan," jelasnya.

Lokasi sekitar pun menjadi ramai dikunjungi meski telah diamankan dengan garis polisi. Terpantau, sebagian warga ada yang mengabadikan moment tersebut, bahkan adanya memasukan telur untuk direbus.

Meski terinformasi lubang tersebut, tidak berbahaya. Akan tetapi, tetap memancing kepanikan warga sekitar akan terjadinya lumpur panas di seperti yang di Kota Tomohon dan tragedi Lumpur Lapindo di Sidoarjo.

"Takutnya lubang tersebut makin hari makin besar seperti yang terjadi di Tomohon beberapa waktu lalu yang keluarkan semburan berupa gas mentah dan lumpur hingga meluas," ujar Sony salah satubwarga sekitar lainnya, sembari berharao agar kejadian tersebut tidak terjadi di lokasi ini. (Irzal)

Post A Comment:

0 comments: