Kadis Dispertakan Boltim Gandeng TNI Buka Lahan Persawahan
Kepala Dispertanak Boltim, Ramlah Mokodompis/Fery

FajarTotabuan.com - Tentara Nasional Indoneaia (TNI), Bersama Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), membuka lahan persawahan.
Adapun menurut data yang di himpun wartawan FajarTotabuan.com, dimana lahan yang di garap untuk di jadikan lahan persahawan tersebut yakni di desa Motongkad.

Seperti apa yang ungkapkan oleh Kepala Dispertanak Boltim, Ramlah Mokodompis, lokasi penggarapan lahan guna di jadikan persawahan terletak di Desa Motongkad Kecamatan Nuangan, yang mana lahan tersebut sudah cukup lama tak digarap untuk dijadikan persawahan.

"Lahan tidur yang digarap tersebut berada di desa Motongkad bersatu yakni ada sekitar 45 hektare (Ha), yang terbagi untuk Desa Motongkad Induk 30 hektar dan Desa Motongkad Utara 15 hektar," ungkap Ramlah yang akrab disapa mama Ika.

Lanjut, dirinya juga menambahkan, adapun lokasi yang di lakukan penggarapan tersebut bersifat swakelola dengan target pekerjaannya 180 hari yang terhitung sejak 01 April 2016 tahun ini dan dalam pembuatan proyek tesebut juga akan dibuatkan tanggul sebagai langkah antisifasi material yang akan masuk ke lahan persawahan ketika datang musim penghujan.

"Proyek tersebut pun juga akan dibuatkan tanggul guna untuk mengantisipasi material yang akan masuk ke sawah apabila ketika musim penghujan," tambahnya.

Selain itu, Ramlah juga menjelaskan tentang anggaran yang akan dikucurkan untuk penggarapan lahan tersebut, yakni mancapai Rp. 1,8 Miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), yakni berkisar Rp. 1.8 Miliar," Jelas Ramlah.

Disamping itu, dirinya menilai kenapa lahan di Motongkad bersatu cocok untuk di garap dikarenakan lokasi tersebut memiliki areal persawahan yang cukup luas. Serta jika lahan tersebut dilakukan penggarapan, maka kemungkinan luas lahan akan itu akan semakin bertambah hingga mencapai luasnya 115 Hectar (Ha).

"Potensi keseluruhan areal persawahan yang ada di Motongkad bersatu memang luas. Luas yang sudah digarap itu kemungkinan bisa menjadi hingga 115 Ha," terang Ramlah Mokodompis.

Dia pun berharap agar petani Boltim bisa menjadikan Persawahan Motongkad sebagai percontohan agar dimana pada tahun sebelumnya desa Motongkad bersatu berhasil.

"Kami berharap hasil panen ini desa tersebut di tahun lalu bisa dijadikan contoh bagi petani lainya agar keuntungan petani bisa meningkat serta kesejahteraan segera terwujud," ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan dimana Boltim tahun ini mendapatkan bantuan cetak sawah baru dari pemerintah pusat sekitar 150 hektar diperuntukan bagi lahan yang jelas kepemilikannya serta yang belum digarap oleh petani.


"Petani terus mendapatkan bantuan bibit padi, handtractor, mesin penanam padi, mesin perontok dan bantuan lainnya dari pemerintah. Serta saluran irigasi di Boltim pun terus kami tingkatkan," tutupnya. (Fery) 













Post A Comment:

0 comments: