Sesi Foto Bersama Usai Mubes Terlaksana, ist
FajarTotabuan.com - Musyawarah Besar (Mubes) Himpunan Mahasiswa Halmahera Selatan (Hipma Hal-Sel) Manado ke-3 yang dilaksanakan di Aula Kantor DPD-RI Sulawesi Utara, Jum'at sampai Minggu, (08-10/04), akhirnya mencapai mufakat.
Musyawarah yang berjalan lancar dan dipenuhi dengan dinamika serta dialektika tingkat tinggi dalam forum, bahkan bisa dibilang hampir alot ini, akhirnya dapat selesai seusai jadwal yang diagendakan, dan memutuskan saudara Juanidi Anwar sebagai formatur/ketua umum periode 2016-2017.
Junaidi Anwar, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Umum (Sekum) di bawah kepemimpinan Rifaldi Rahalus, di masa jabatan 2014-2015.
Ketika memberikan sambutan pertamanya sebagai formatur, Junaidi berjanji akan menjalankan tugas-tugas dan tanggungjawab yang telah dilekatkan di pundaknya sebagai nahkoda Hipma Hal-Sel Manado, selama kepemimpinannya nanti.
"Saya berjanji akan selalu menjunjung tinggi Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga (PD/PRT) organisasi, selama periode berjalan," katanya dengan percaya diri.
"Terima kasih sudah mempercayakan tanggunggjawab ini kepada saya," tambahnya dengan wajah berseri-seri, senyum yang mengembang, dan langsung disambut sorai dan tepukan tangan peserta musyawarah.
Sementara, Ketum demisioner, Rifaldi Rahalus sangat berharap, kekompakan dan kerja-kerja tim dari semua anggota bisa terjalin tanpa melupakan asas kekeluargaan dalam mengawal kepemimpinan saudara ketua terpilih. Dia juga mengajak agar selalu menjalin komunikasi, agar tidak memutuskan tali silaturahmi. "Yang paling penting adalah komunikasi. Untuk itu jangan sampai kita putus komunikasi," harap Aldi dalam sambutannya.
Salah satu Pembina Hipma Hal-Sel Manado, Muzakir Rahalus menitipkan pesan kepada semua anggota dalam suasana yang hampir hening itu dengan mengutip teori siklus organisasi/negara Ibnu Khaldun. Dia mengatakan, suatu negara/organisasi setelah lahir akan mengalami tiga fase. "Pertama, fase maturitas (kedewasaan), kedua, fase penuaan, dan pada akhirnya akan mengalami kematian di fase yang ketiga," jelas Zack, begitu biasa ia disapa.
Karena Hipma Hal-Sel Manado itu sendiri masih sangat muda (berumur 3 tahun), dia berharap jangan sampai cepat-cepat terjerumus di fase penuaan dan kematian. "Saling mengawal dan sama-sama berkembang menjadi dewasa. Bertahanlah di fase dewasa, hingga 'abadi'!," pintahnya. (Muzakir Rahalus)


Post A Comment:
0 comments: