Ketua KPU Manado, Jusuf Wowor, ist
FAJARTOTABUAN.COM - Pj Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Soni Sumarsono
menyatakan kepada awak media jika Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Manado
akan diaudit oleh Badan Pemeriksa keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI),
terkait penggunaan anggaran Pilkada Manado.
Angaran
yang diminta KPUD Manado untuk menggelar Pilkada lanjutan yang menjadi permasalahan
hingga saat ini belum juga terselesaikan, nampaknya, babak baru sudah akan mulai
dan menyambut Lembaga Penyelenggara Pemilhan ini (KPU-red).
Pasalnya,
menurut Gubernur Sumarsono, anggaran Pilkada yang akan mencapai 20 Miliard
sudah digunakan hingga 18 Miliard lebih, dan hal itu, harus segera
dipertanggungjawabkan KPU.
"Satusen
pun harus dipertanggungjawabkan. KPU harus mempertanggungjawabkan dengan
diaudit oleh BPK," beber Sumarsono, Didepan aula Sekertariat DPRD Sulut,
Senin (01/02).
Lanjut
Sumarsono mengatakan, jangan sampai sudah ada kegiatan yang sudah dianggarkan
atau disediakan, lalu dianggarkan kembali pada Pilkada Manado lanjutan 17
Februari nanti.
"Itu
namannya Double Accouting, diaudit, tapi setelah diaudit bukan berarti harus
dialokasikan bisa dilakukan simultan," tungkasnya, kepada awak media.
Sambung
Sumarsono menjelaskan, Simultan adalah anggaran yang disediakan disisilain
Audit tetap dilakukan. Alhasil, kata Sumarsono, bila ada yang Double (ganda
dalam penganggaran) bisa diketahui.
"Simultan
dilakukan Sambil jalan (Pelaksanaan Pilkada). ini resikonya KPU sebagai
pertanggungjawaban," ujarnya.
Dirinya
juga menambahkan, keputusan yang diambil oleh semua pihak untuk menyukseskan
Pilkada Manado 17 Februari pasti memiliki resiko, dan itu resiko dari pejabat
Publik termasuk Pemkot Manado.
"Semua
orang kalau takut tiada ada keputusan, tiada keputusan tanpa resiko, itu resiko
pejabat publik. dan resikonya di minimalisir sebisa mungkin, yang penting ada
aturannya,” katanya.
"Jadi
pemkot bersurat ke Kemendagri, karena semua peraturan tentang penggunaan
anggaran atau APBD yang membuat Menteri dalam negeri, dan kemudian
pertanggungjawaban itulah yang dijadikan pegangan," tambah Sumarsono, saat
membeberkan cara Pemkot Manado agar bisa memberikan anggaran kepada KPUD Manado
supaya Pilkada lanjutan bisa dilaksanakan. (Arman
Soleman)


Post A Comment:
0 comments: