| Sekda Boltim saat sambutan sekaligus buka kegiatan bimtek pengelolaan keuangan. |
FajarTotabuan.com - Sebagai bentuk implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, peraturan pemerintah (PP) Nomor 113 Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan desa, peraturan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 5 Tahun 2015 tentang penetapan prioritas penggunaan dana desa (Dandes), serta peraturan Menteri Keuangan Nomor 247/PMK.07/2015 tentang tata cara pengelokasian dandes perubahan pertama atas PermenKeu Nomor 93/PMK.07/2015 tentang tata cara pengalokasian, penyaluran, penggunaan pemantauan dan evaluasi dandes, oleh Sekertaris daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Muhammad Assagaf mengungkapkan sasaran besar yang merupakan target yang ingin dicapai adalah, kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan keuangan desa.
"Ini diharapkan diaplikasikan dalam kebijakan perencanaan penganggaran dan pelaporan keuangan desa melalui sistem komputerasi dengan menggunakan aplikasi simda keuangan desa agar benar-benar terimplementasikan pada tataran pelaksanaan khususnya pada tahun anggaran 2016 ini dan tahun-tahun anggaran selanjutnya,"ujar Assagaf dalam sambutan dan pembukaan bimtek dikantor Bupati Boltim, Selasa (19/1).
Lanjutnya dihadapan sejumlah jajaran aparat Sangadi (Kepala desa,red) dan para operator simda desa, bahwa diterapkan hal tersebut juga semata-mata untuk memberikan kemudahan kepada pemerintah desa (Pemdes) didalam menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja serta, pada akhir tahun anggaran dalam menyusun laporan keuangan desa dalam menu simda keuangan desa telah memuat sedemikian rupa seistem yang ada prosesnya saling terkoneksi antara input (perencanaan anggaran,red), pelaksanaan anggaran serta output halsil pelaporan kegiatan bisa tersinkronisasi.
"Oleh karena itu suatu keharusan diberlakukannya sistem aplikasi ini (Simda keuangan,red) dan menjadi tanggung jawab pemda untuk segera mengimplementasikan,"ungkapnya.
Oleh karena itu Assagaf meminta kepada seluruh peserta bimtek tersebut untuk menseriusi setiap materi yang akan disampaikan oleh para nara sumber dan diserap baik-baik sehingga bisa diterapkan dengan baik nantinya.
"Ini hal pengelolaan keuangan apalagi untuk para sangadi operator simda, apa yang akan disampaikan oleh nara sumber agar bisa dicermati dengan baik. Saya yakin yang mengikuti bimtek ini merupakan orang-orang terpilih. Jangan hanya datang duduk diam pulang saja,"tutupnya.
Diketahui kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari itu di motori DPPKAD Boltim itu juga dihadiri BPK-P Sulut sebagai narasuber dan seluruh jajajan kepala SKPD lingkup pemda Boltim. (mis)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Post A Comment:
0 comments: