Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Rabu kemarin (05/07).

FajarTotabuan.com
- Bupati Bolaang Mongondow Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow sampai detik ini tak pernah kenal dengan kata 'lelah' demi memperjuangkan pembangunan di daerahnya Kabupaten Bolaang Mongondow. 

Pasalnya, Bupati yang terpilih pada 15 Februari 2017 dan dilantik pada 22 Mei 2017 untuk periode 2017-2022 ini, beberapa pekan lalu bahkan sampai hari ini terus memacu pekerjaannya guna mensejahterakan rakyatnya dan demi terelealisasinya sistem "Good Governance" dalam kepemimpinannya. 

Terpantau, berdasarkan program kerjanya, Bupati YSM berhasil melakukan lobi dibeberapa Instansi Pemerintah Pusat terkait pembangunan daerah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Bupati pun melakukan audiens sekaligus persentasi kebutuhan, serta lobi anggaran khususnya di bidang sarana dan prasarana jalan, Dirinya pun mendatangi Gedung Senayan dan berjumpa dengan beberapa Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI). Ia mengatakan bahwa pembangunan daerah menjadi skala prioritas dari program yang telah dirancang bersama Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk STh MM.

“Pelabuhan dan Bandara yang menjadi skala prioritas untuk segera ditindaklanjuti untuk dapat dibawa masuk di daerah Bolmong,” ungkap Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, Senin lalu (03/07).

Bupati YSM saat melakukan audiens sekaligus persentase bersama beberapa anggota Komisi V DPR RI di Gedung Senayan, Senin lalu (03/07).

Setelah itu, Bupati juga menyisihkan waktu untuk bertemu dengan Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan. Dalam kesempatan tersebut, Ia menyampaikan visi dan misinya bersama Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk di bidang pertanian kepada Mentan Amran Sulaiman.

“Negara Thailand saat ini merupakan negara pengekspor terbesar produk pertanian dunia. Ekonomi Thailand  bergantung pada ekspor. seluruh angkatan kerja Thailand dipekerjakan di bidang pertanian. Insya Allah berdasarkan komunikasi dengan menteri pertanian, kami siap datangkan alat teknologi pertanian dari Thailand,” katanya.

Bupati YSM saat diapit 2 Menteri yakni Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Senin lalu, (03/07).

Dirinya juga memaparkan program unggulan Bolmong kepada Menteri Perdagangan Enggartiasto, tentang sektor perdagangan, pergudangan dan pasar berbasis unggulan daerah. 

”Pak menteri perdagangan akan membantu kami, meningkatkan tugas pokok dan fungsi serta pelayanan publik dalam urusan perdagangan dan pergudangan, dan membangun pasar modern di Bolmong,” pungkasnya.

Bupati yang selaku Pemangku adat tertinggi di Kabupaten Bolaang Mongondow ini pada Selasa kemarin (04/07), tak kunjung lupa dengan menjamu masyarakatnya. Dirinya sempat meresmikan salah satu rumah ibadah untuk umat kristiani di Desa Tambun, Kecamatan Dumoga Timur.

Bupati dalam sambutannya mengatakan tentang pentingnya menjaga hubungan antar umat beragama yang berdampak pada stabilitas dan kondusifitas negara.

“Jika hubungan antara umat beragama tetap terjaga, maka Daerah ini akan aman. Apa yang menjadi target dari Pemerintah, yaitu pembangunan inflastruktur dapat berjalan dengan maksimal,” ujarnya.

Bupati saat meresmikan Rumah Ibadah Umat Kristiani di Desa Tambun, Kecamatan Dumoga Timur, Selasa (04/07).

Seperti yang diberitakan sebelumnya oleh beberapa Media di BMR, Bupati juga berkunjung ke Kementrian Perhubungan dan bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait beberapa point penting yang menjadi tawaran kerja sama Pemerintah Pusat dan Pemkab Bolmong lewat Anggaran APBN.

Bupati YSM saat melakukan konsolidasi dengan Menteri Perhubungan, Rabu kemarin (05/07).
”Saya juga menyampaikan perkembangan pembangunan bandara. Secara teknis, Kemenhub masih akan menerbitkan Rancangan Teknik Terinci (RTT), dan melakukan suvey penyelidikan tanah,” jelasnya.

Dirinya pun membenarkan tentang adanya rencana pengadaan bus sekolah sebagai dasar mutu pendidikan berkualitas terhadap putra putri Bolaang Mongondow kedepan. 

"Disamping pembangunan bandara, pelabuhan, pembangunan terminal tipe A, dan bantuan bus sekolah jadi topik pembahasan," tuturnya.


FTc

Post A Comment:

0 comments: