Anggota Komisi I, Julius James Tuuk./ist
FajarTotabuan.com - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menyayangkan Komisi Informasi Publikasi (KIP) yang ditangani Dinas Perhubungan dan Informasi Komunikasi (Dishubkominfo) Sulut.
Saat rapat Komisi I DPRD Sulut dengan mitra kerja Dishubkominfo terkait penyusunan APBD Perubahan 2016, selasa (28/09), anggota Komisi I, Julius James Tuuk mengatakan anggaran yang diberikan kepada KIP terlalu rendah.
"KIP bisa menjadi jembatan supaya tidak terjadi gugatan ke pengadilan, dan Angaran KIP terlalu kecil," kata Tuuk.
Tuuk juga menyayangkan sempat terjadi temuan di dalam kubuh KIP. "Kenapa bisa ada temuan BPK di KIP?," tanya Aleg dapil Bolmong ini.
Sementara itu Kepala Dinas Dishubkominfo Sulut, Joy Oroh mengatakan temuan terletak pada sewa kendaraan karena kurangnya laporan yang dimasukkan.
"Idealnya anggaran di KIP 1,5 M," jawab Oroh.
Menanggapi hal tersebut, Tuuk mengatakan KIP Sulut merupakan KIP terburuk yang pernah ada di tanah air. "Nanti kita akan study banding melihat apa perbedaan antara KIP Sulut dengan daerah lainnya," saran Tuuk. (Arm)


Post A Comment:
0 comments: