Suasana haru saat berhasil mendaftarkan Paslon SBM-JiTu di KPUD Bolmong, jumat (23/09)
FajarTotabuan.com - Sangat mengejutkan yang terjadi saat pendaftaran Pasangan Calon (Paslon) Hi Salihi Mokodongan dan Jefri Tumelap ST MT (SBM-JiTu) jumat, (23/09), di kantor KPUD Bolmong, kecamatan Lolak.
Menariknya, SK DPP PAN yang mengesahkan koalisi dengan PDIP, Nasdem serta PKS di Pilbub Bolmong 2017 dan mengusung Yasti Soeprejo dan Yanni Tuuk itu, sepertinya hanya berlaku diatas kertas.
Buktinya, PAN Sulut yang dipimpin Sehan Salim Landjar sangat All Out dalam menjadikan Paslon SBM-JiTu jawara di Pilkada Bolmong, hal tersebut menandakan jika Bupati Boltim ini (Sehan-red) menjadikan Paslon SBM-JiTu jadi harga mati. Sangat jelas terlihat saat Eyang sapaan Akrab Sehan mendampingi SBM-JiTu untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati 2017-2022.
Terlebih, saat itu, Eyang mampu mendatangkan pengurus penting PAN, layaknya Wasekjen DPP PAN Bidang Pengkaderan Arif Mustofa, Wasejekjen Bidang BAPILU Dedi Dolot, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Utara (Sulut), Jainuddin Damopolii yang juga menjabat Wakil Walikota Kota Kotamobagu.
Meski sebelumnya, sejumlah petinggi PAN layaknya Walikota Kota Kotamobagu, Hj Tatong Bara mendampingi Paslon Yasti-Yanni mendaftarkan diri di KPUD, nampaknya tak menggetarkan niat Eyang untuk memegang amanah hasil penjaringan DPD dan DPW jika Salihi Mokodongan masih diidamkan rakyat memimpin Kabupaten Bolmong.
Kepada awak media Ketua DPW PAN Sulut, Sehan Salim Landjar mengatakan serius serta siap memenangkan Paslon Salihi-Jefri di Pilbub 2017 nanti. Dan menurutnya, seluruh kader di tingkatan DPW dan DPD harus bersama-sama memenangkan Paslon yang menjadikan hasil penjaringan mereka (DPW dan DPD).
"Kami akan bersatu untuk mendukung Salihi - Jefri dan Saya sudah konsultasikan langsung ke Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan," ungkap Eyang yang juga merupakan Bupati Boltim saat dikonfirmasi awak media.
Pernyataan Eyang pun diaminkan oleh Wasejekjen Bidang BAPILU Dedi Dolot. "Semua kader PAN itu punya potensi, masing-masing memiliki kekuatan dan pendukung sehingga memiliki cita-cita memenangkan pertarungan dalam Pilkada, tapi kami lebih memilih Salihi Mokodongan karena beliau merupakan kader yang diutus dari DPD dan DPW," tungkasnya.
Adanya riak-riak disejumlah media lokal yang mengatakan jika PAN bermain dalam dua kubuh (kubuh Yasti-Yanni dan SBM-JiTu) alias main cantik Bang Dedol sapaan akrab Dedi menanggapi dengan alot jika itu tidaklah benar.
Karena menurut dia, dirinya hanya mendukung dari hasil penjaringan yang dilakukan DPW Sulut dan DPD Bolmong yang menghasilkan Salihi Mokodongan layak diusung partai tersebut.
"Jadi jika ada yang mempertanyakan kehadiran kami, maka salahkan DPW dan DPD yang melakukan penjaringan paslon bakal calon Bupati Bolmong bukan kesalahan kami dan untuk Ketua DPD dan DPW tidak ada Sangsi terkait dukungannya ke Salihi Mokodongan," tegas Bung Dedol.
Dalam mendampingi SBM-JiTu ke KPUD Bolmong, Eyang sempat mencucurkan air matanya karena terharu saat berhasil mengantarkan Paslon tersebut (SBM-JiTu-red) dan sah menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Bolmong 2017-2022. Suasanapun menjadi haru kala itu, karena Salihi merupakan tokoh yang diidamkan PAN dan Masyarakat Bolmong.
Sejumlah Anggota legislatif (Aleg) Bolmong yang hadir saat pendaftaran SBM-JiTu, juga hadir dari partai koalisi yakni Aleg DPRD Gerindra Bolmong
Deddy senduk, Teddy jong, ezra panese, Aleg DPRD Golkar Bolmong, Robby Giroth, Abdul Kadir Mangkat, Vera Pandelaki, Marthen Tangkere, serta Aleg DPRD Demokrat, Slamet Kohongia, Doni Lumenta.
Juga hadir saat mendampingi SBM-JiTu menjadi Paslon Kepala Daerah Pemkab Bolmong, Ketua DPD Golkar Bolmong Marlina Moha Siahaan (MMS), Aleg DPR RI Fraksi Golkar Aditya Moha Siahaan (ADM) S Ked,. (Syamriel).


Post A Comment:
0 comments: