Saat Sosialisasi, Rencana Pembangunan Rencana Los Kios (Foto : SVG)
FajarTotabuan.com - Rencana Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dalam membangun pasar di Kelurahan Inobonto 1, sepertinya akan tersendat. Pasalnya, dalam sosialisasi masyarakat menolak rencana yang telah di paparkan.
Dinas Pasar Bolmong bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Bolmong, Rabu (27/07) Pukul 15.00 Wita turun langsung dalam melaksanakan program Sosialisasi Wacana Pengadaan Pasar Los Kios.
Dalam sosialisasi tersebut, kedua instansi Pemerintah, langsung turun dalam meninjau kelayakan lokasi pembangunan pasar di Kelurahan Inobonto 1.
Kepala Dinas Pasar Bolmong, Pasar Rusdin Manggopa mengatakan pembangunan pasar di Inobonto 1 ini di garuk dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong.
"Sosialisasi ini merangkum untuk penertiban dan perbaikan posisi dan lokasi penjualan sekaligus pengadaan pasar berstandar modern," ujar Rusdin
Rusdin menambahkan pembangunan pasar ini difungsikan untuk kegiatan masyarakat Inobonto dalam melakukan kegiatan jual-beli.
"Pemerintah sudah berpikir untuk mengadakan Pasar dan berniat baik untuk kepentingan masyarakat," jelas Rusdin.
Namun sayangnya, kegiatan ini tak dapat memuaskan harapan masyarakat, pasalnya, menurut salah satu warga yang hadir dalam sosialisasi pembangunan pasar tersebut, jika anggaran pembangunan Los Kios (Pasar-red) tidak memadai untuk pasar tersebut.
"Pasar ini besar, sedangkan Dana yang kecil tidak memadai untuk pembangunan Pasar berstandar modern. Kalau hanya untuk merubah bangunan pasar Los kami tidak mendukung, namun kalau untuk pembangunan pasar bertingkat kami siap bekerja sama karena besarnya jumlah pedagang di Kelurahan Inobonto 1," ucap Salim Al Hasni sebagai salah satu masyarakat Inobonto 1.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindag George Ganor menjelaskan, pengadaan pasar Los masih dalam tahap wacana menunggu komentar masyarakat mengingat tidak ada persetujuan dari Komunitas Pedagang di Kelurahan Inobonto 1.
"Pembuatan Pasar ini menjadi 'PR' bagi kami (Disperindag) untuk menargetkan pembuatan pasar yang lebih baik lagi," jelas Tanor.
tambahnya, konteks Pembuatan pasar Los "kios" sudah diwacanakan untuk mendengar komentar Masyarakat demi pengelolaan pembuatan pasar berstandar nasional.
"Masyarakat tentu harus bersabar untuk menunggu Anggaran jika ingin pengadaan pasar lebih baik lagi," ajak Tanor.
Kadis Pasar juga menambahkan, Perencanaan Lokasi untuk pasar Los "kios" tentunya menjadi bahan untuk dikaji kembali karena masyarakat Kelurahan Inobonto 1 tidak mendukung pengadaannya. Serta menurutnya, masyarakat pun wajib membantu dalam pencarian lokasi.
Disis lain, hasil sosialisasi pengadaan Pasar di Inobonto pun berujung pada Pembuatan Pasar bertingkat, mengingat banyak masyarakat yang berdagang tidak mendapatkan tempat jika hanya diadakan semacam Pasar Los "kios".
"Kalau pun masyarakat menolak, itu artinya harus menunggu pada anggaran yang layak dan maksimal untuk diadakannya Pasar Bertingkat dan tentunya masyarakat harus bantu carikan lokasi untuk pembangunannya," tegas Rusdin.
Tanor dengan seksama membacakan hasil pertemuan dan sosialisasi Pasar yakni beberapa hal yang perlu ditinjau Dinas untuk mengadakan pembangunan pasar di Kelurahan Inobonto 1.
"Lokasi yang tidak memenuhi syarat, dan Proposal harus diadakan untuk membuat Pasar bertingkat," tutup Tanor.(SVG)


Post A Comment:
0 comments: