Pj Bupati Bolmong, Adrianus Nixon Watung, SH, Pasca Dilantik, (Foto : Google)
FajarTotabuan.com – Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Adrianus Nixon Watung, SH, membuka pelaksanaan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bolaang Mongondow Tahun 2017-2022 dan Dokumen Rencana Strategi Daerah (RENSTRA) SKPD bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Kemarin lalu pada Kamis (28/07).
Kegiatan yang dilaksnanakan Badan Perencanaan Pembangunan Penananman Modal dan Statistik (BP3MS), bertempat di Hotel Sutan Raja Kotamobagu dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) perwakilan setiap Instansi lingkup Pemkab Bolmong dengan pemateri dan narasumber dari Tim Bappeda Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Watung dalam sambutanya menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), merupakan pejabaran dari visi misi dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan pembagunan daerah serta program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu lima tahun, yang disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dan Jangka Menengah Nasional.
"Dokumen RPJMD Kabupaten Bolaang Mongodow merupakan pedoman dalam penyusunan RPJMD yang dijabarkan kedalam rencana strategis setiap SKPD, RKPD dan Rencana kerja SKPD untuk periode satu tahun," jelas Watung membuka Bimtek RPJMD dan RENSTRA Bolmong.
Nixon menambahkan Pentingnya Bimtek sebaiknya mulai dari saat ini guna membantu citra daerah. "Pelaksanaan bimbingan teknis pada hari kini penting dilaksanakan, karena dapat meningkatkan kemampuan kita dalam memprioritaskan sasaran pembagunan daerah, dalam upaya mewujudkan visi, misi dan program kepala daerah", katanya.
Bupati Nixon watung Berharap Bimtek ini dapat menghasilkan suatu perencanaan pembangunan jangka menengah daerah, yang sesuai dengan kepentingan daerah dan kepentingan masyarakat serta terwujudnya sinkronisasi atau keterpaduan antara kepetingan masyarakat, dunia usaha dan pemerintah, dengan mempertimbangkan kondisi potensi serta permasalahan yang ada di daerah. "Selanjutnya setelah mengikuti bimtek ini para peserta dapat memiliki kompetensi dalam penyusunan RPJMD dan Renstra SKPD," tutupnya.
Kepala BP3MS Bolmong, Ramlah Mokodongan mengatakan kegiatan ini bertujuan untu memberikan pemahaman tentang sistem perencanaan daerah yang terintegrasi secara nasional sehingga dapat menghasilkan aparatur yang mempunyai kompetensidalam penyusunan perencanaan pembagunan daerah.
“Kegiatan ini dapat memahami gambaran umum penyusunan, pengintegrasian, mengimplementasikan serta mampu melakukan evaluasi dan pengendalian terhadap dokumen RPJMD dan Renstra SKPD, sehingga dapat menentukan indikator kinerja dalam penyusunan target dan capaian pembangunan SKPD,” Ucap Ramlah.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Ashari Sugeha dan seluruh perwakilan instansi dilingkup pemkab Bolmong. (SVG)


Post A Comment:
0 comments: