Bupati Bolmong, Salihi B Mokodongan, ist

FajarTotabuan.com - Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Salihi B Mokodongan mengimbau kepada sangadi-sangadi (Kepala Desa-red), agar memperketat sistem keamanan di masing-masing desa yang mereka pimpin. 

Hal itu dimaksudkan, sebagai langkah antisipasi yang diambil oleh Bupati Salihi, karena melihat kondisi keamanan khususnya di Sulawesi Utara (Sulut), akhir-akhir ini mulai diincar oleh kelompok-kelompok teroris.

“Jika ada yang mencurigakan, langsung ambil tindakan dengan menghubungi aparat berwajib,” tegas Salihi, akhir pekan kemarin.

Para sangadi, diharap Salihi, agar segera mengaktifkan pos keamanan lingkungan (Poskamling) dan mewajibkan kepada tamu di desa untuk melapor 1x24 jam.

 “Jadi, jika ada pendatang yang masuk di desa dan sudah menginap berhari-hari, para sangadi dan aparat desa harus mendatangi orang tersebut. Kemudian mendata dan mengawasi orang tersebut,” ujar Salihi.

Kita tidak mau menanamkan sifat saling curiga kepada warga, kata Salihi, namun kecurigaan sangatlah penting untuk mencegah agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. 

"Yang penting adalah pengawasan, sebab sangadi dan aparat desa merupakan ujung tombak Kamtibmas di daerah,” terang Salihi.

Bupati juga meminta kepada masyarakat agar melaporkan kepada pemerintah desa maupun aparat kepolisian, jika menemukan adanya warga yang mencurigakan di kompleks rumahnya. “Semua harus proaktif mencegah aksi teror,” tandas Bupati. (*/zack)

Post A Comment:

0 comments: