Ketua Komisi I, DPRD Boltim, Sofyan Alhabsy, ist
Ketua Komisi I, DPRD Boltim, Sofyan Alhabsy, ist

FajarTotabuan.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Melalui Ketua Komisi I, Sofyan Alhabsy angkat bicara soal Aksi Melky Tumiwan kali ini, yang tak disertai ijin kepolisian.

Hal tersebut, Seperti yang disampaikan Sofyan Alhabsy saat di temui sejumlah awak media di diruang Sekertaris Dewan (Sekwan) Senin (11/04) sore tadi, dimana dirinya mengungkapkan, bahwa anggota DPRD sebatas menyampaikan aspirasi rakyat untuk Pemerintah Daerah.

Namun, dirinya juga mengatakan bahwa aksi yang dilakukan oleh Melky, beserta masyarakat Bongkudai kali ini tak disertai dengan ijin dari kepolisian, bukankah di setiap daerah bahkan negara selalu memiliki aturan.

"Aksi kali ini dia (Melky) dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya menuntut agar tidak adanya pergantian sangadi bongkudai selatan tak di sertai ijin dari kepolisian," kata Alhabsy

Sementara itu, wartawan FajarTotabuan.com, juga mewawancarai salah seorang warga yang ikut aksi bersama Melky menuturkan adapun alasan kenapa kami melakukan aksi ini karena persoalannya adalah hanya disebabkan oleh perusakan kursi saja.

"Alasannya di gantinya sangadi cuman karena disebapkan perusakan kursi saja," kata seorang warga yang tak mau namanya di publikasikan.

Lanjut dikatakannya, di sebabkannya pergantian sangadi di bongkudai selatan hampir setiap malam selalu ribut, dikarenakan insiden ini. Tuntutan utama kami hanyalah meminta klarifikasi sebenarnya dari wakil bupati (Wabup) soal kenapa sangadi bongkudai dilakukan pergantian.

Adapun tanggapan serta klarifikasi dari Wabup Boltim Rusdi Gumalangit, pergantian ini dilakukan setelah kami melakukan Audit bersama BPK dari 11 sangadi namun yang hadir hanyalah 9 sangadi sedangkan 2 sangadi tidak hadir di antaranya sangadi Bongkudai selatan. Dari hasil pemeriksaan Sangadi Bongkudai selatan tak mampu mempertanggu jawabkan dana sebesar 25 juta yang katanya di gunakan untuk pembuatan lapangan. (Fery)

Post A Comment:

0 comments: