Saat Bupati Bolmong, Salihi Mokodongan menghadiri acara perayaan, kamis (31/03).
FajarTotabuan.com - Perayaan Dharma Santi, yang merupakan rangkaian Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938 tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tahun 2016 yang digelar di SMA Swadarma, Desa Mopugad, Kecamatan Dumoga Utara, dihadiri oleh Bupati Bolmong, Salihi Mokodongan, Kamis (31/03) tadi.
Pada kegiatan tersebut, Salihi memberikan kesempatan membawakan sambutan serta mengatakan, apresiasi yang tinggi serta menyambut dengan baik pelaksanaan acara tersebut, karena di tengah-tengah kemajemukan masyarakat Bolmong, Umat Hindu mampu menunjukkan kerukunan dan toleransi antar umat beragama.
"Perayaan Dharma Santi kali ini, khususnya Umat Hindu selalu jadikan sebuah kemajemukan masyarakat Bolmong, agar Umat Hindu mampu menujnjukan kerukunan dan toleransi antar kehidupan umat beragama," kata Salihi.
Salihi mengajak kepada Umat Hindu khususnya, agar momem ini senantiasa memelihara hubungan dengan Tuhan yang Maha Kuasa, manusia, dan alam semesta.
"Dharma Santi sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka bagi Umat Hindu, merupakan momentum yang sangat tepat untuk melakukan pembinaan kepada umat manusia," ujar Mokodongan.
Diketahui, dalam perayaan terebut dihadiri juga oleh Ketua DPRD Bolmong, Welty Komaling, Ketua Parisade Provinsi Sulut, I Dewa Ketut Anom, Asisten I, beserta para Pimpinan SKPD Pemkab Bolmong, Ketua Forum Sanggraha Nusantara Korwil sulut, Ketua Parisade Bolmong, unsur Muspika, para sangadi serta masyarakat Dumoga Raya. (zaCk)
Sent from BlackBerry® on 3
FajarTotabuan.com - Perayaan Dharma Santi, yang merupakan rangkaian Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938 tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tahun 2016 yang digelar di SMA Swadarma, Desa Mopugad, Kecamatan Dumoga Utara, dihadiri oleh Bupati Bolmong, Salihi Mokodongan, Kamis (31/03) tadi.
Pada kegiatan tersebut, Salihi memberikan kesempatan membawakan sambutan serta mengatakan, apresiasi yang tinggi serta menyambut dengan baik pelaksanaan acara tersebut, karena di tengah-tengah kemajemukan masyarakat Bolmong, Umat Hindu mampu menunjukkan kerukunan dan toleransi antar umat beragama.
"Perayaan Dharma Santi kali ini, khususnya Umat Hindu selalu jadikan sebuah kemajemukan masyarakat Bolmong, agar Umat Hindu mampu menujnjukan kerukunan dan toleransi antar kehidupan umat beragama," kata Salihi.
Salihi mengajak kepada Umat Hindu khususnya, agar momem ini senantiasa memelihara hubungan dengan Tuhan yang Maha Kuasa, manusia, dan alam semesta.
"Dharma Santi sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka bagi Umat Hindu, merupakan momentum yang sangat tepat untuk melakukan pembinaan kepada umat manusia," ujar Mokodongan.
Diketahui, dalam perayaan terebut dihadiri juga oleh Ketua DPRD Bolmong, Welty Komaling, Ketua Parisade Provinsi Sulut, I Dewa Ketut Anom, Asisten I, beserta para Pimpinan SKPD Pemkab Bolmong, Ketua Forum Sanggraha Nusantara Korwil sulut, Ketua Parisade Bolmong, unsur Muspika, para sangadi serta masyarakat Dumoga Raya. (zaCk)
Sent from BlackBerry® on 3

Post A Comment:
0 comments: