| Julius Jems Tuuk, Aleg Deprov Sulut Dapil Bolmong Raya, (ist) |
Julius mengatakan, berkat program Mari Jo Ka Manado, dengan mengangkat ornamen-ornamen adat Sulut, sehingga bapak Gubernur mendapatkan gelar dari masyarakat adat.
"Adat Tonaas Umbanua dari masyarakat adat Minahasa. Kemudian 21 November 2015, ini juga mendapat penghargaan Punu Molantud raja agung dari masyarakat adat Bolmong Raya," ujar Tuuk, pada instrupsinya, setelah Pj Gubernur membawakan sambutan.
Dijelaskan Tuuk, diraihnya penghargaan adat tersebut, karena kejujuran pada hati yang bersih bapak datang ke Sulawesi Utara.
"Untuk itu, saya mendapatkan bisikan dari 3 daerah besar terkait otonomi daerah baru (DOB) yaitu kota Langowan, Sanger kepulauan dan Bolaang Mongondow Raya," ujarnya, mengingatkan aspirasi rakyat Bolmong terkait DOB Provinsi Bolmong Raya.
Sambungnya, kami berharap selama dua bulan ini, dengan gelar Punu Molantud bapak tidak lupa dengan rakyat BMR. Karena ditanah jawa bapak, tidak di anggap raja tapi di Tanah Totabuan bapak adalah raja agung, kami bangga dan tidak salah dalam memberikan penghargaan adat.
"Terimah kasih atas didikan bapak selama di Sulut, saya mewakili warga Bolmong Raya mengucapkan terimah kasih," tungkasnya, mengingat bangku Gubernur Sulut akan segera diduduki oleh Gubernur terpilih yaitu Olly Dondokambey dan Steven Kandouw. (Arman Soleman)

Post A Comment:
0 comments: