Ahok bersama Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad Sangaji. /Ist

FajarTotabuan.com - Atmosfir perebutan kursi nomor satu Provinsi DKI Jakarta, nampaknya kian memanas. Hal itu, lantaran Partai Hati Nurasni Rakyat (Hanura) kian dekat dengan calon incumbent, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Wacana terkait Ahok yang enggan menggunakan partai politik (Parpol) akibat biaya operasional yang begitu tinggi, seakan hilang ketika Partai besutan Wiranto tersebutini mendekati dan menjalin kerjasama dengan Ahok.

"Saya bicara berapa kali, mau biayain macam-macam, duit Ahok enggak cukup. Pak Ongen tahulah," kata Ahok, kepada Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad "Ongen" Sangaji, di Kantor DPP Hanura, Jakarta Pusat, Sabtu (26/03).

Ahok mengatakan, seluruh politisi yang berteman dengannya sudah mengetahui sikap dia. Yakni, dia tidak akan membiayai, tak akan susah payah mengurus kampanye, hingga urusan operasional partai.

"Makanya kalau misalnya biaya kampanye dan lain-lain, mereka biasanya patungan," kata Ahok.

Pada kesempatan itu, Ongen memberikan jaket Hanura kepada Ahok. Jaket berwarna putih itu bertuliskan "Hanura dan Ahok untuk Rakyat".

Dukungan yang diberikan Partai Hanura kepada Ahok ini, bukan berarti mengkerdilkan partai politik. Sebab, Ahok tetap akan maju melalui jalur independen bersama relawan pendukungnya "Teman Ahok".

"Tetapi ketika di dalam tanda kutip terjadi suatu proses di mana rakayat meragukan orang politik, kami bangun kepercayaan kepada parpol kembali," kata Ahok.

"Sekarang saya rasa, ini merupakan suatu proses yang mempertontontonkan bahwa masih ada partai politik yang berjalan sesuai dengan hati nurani rakyat," ujar Ahok lagi.

Adapun Partai Hanura memiliki 10 kursi di DPRD DKI Jakarta. Sementara Partai Nasdem memiliki lima kursi di DPRD DKI Jakarta. Jika dijumlahkan, total dukungan kepada Ahok di DPRD sudah mencapai 15 dari 106 kursi. (KPS)

Editor: Arman

Post A Comment:

0 comments: